Sabda Paus Fransiskus Mengerikan, Ajak Tuhan Buat Hajar Myanmar

05 April 2021 19:19

GenPI.co - Paus Fransiskus mendesak negara-negara dalam pesan Paskahnya untuk mempercepat distribusi vaksin Covid-19, terutama kepada orang miskin di dunia, dan menyebut konflik bersenjata dan pengeluaran militer selama pandemi 'memalukan'.

Pandemi virus corona berarti ini telah menjadi tahun kedua berturut-turut bahwa kebaktian kepausan Paskah dihadiri oleh pertemuan kecil di altar sekunder Basilika Santo Petrus, bukan oleh orang banyak di gereja atau alun-alun di luar.

BACA JUGA: Pesan Menyentuh Paus Fransiskus Soal Vaksin Covid-19, Ini Katanya

Setelah mengucapkan Misa pada hari Minggu (4/4/2021), Fransiskus membacakan pesan Urbi et Orbi (kepada kota dan dunia), di mana dia secara tradisional meninjau masalah dunia dan menyerukan perdamaian.

“Pandemi masih menyebar, sementara krisis sosial dan ekonomi masih parah, terutama bagi masyarakat miskin," ujar Paus dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Reuters, Senin (5/4/2021).

Paus juga meminta Tuhan untuk menghibur orang sakit, mereka yang kehilangan orang yang dicintai, dan pengangguran, mendesak pihak berwenang untuk memberi keluarga yang paling membutuhkan makanan yang layak.

Dia turut memuji pekerja medis, bersimpati dengan kaum muda yang tidak dapat bersekolah, dan mengatakan bahwa setiap orang dipanggil untuk memerangi pandemi.

"Vaksinasi sekarang menjadi alat penting dalam perang melawan virus. Jadi, saya mendesak seluruh komunitas internasional, dengan semangat tanggung jawab global, untuk berkomitmen mengatasi keterlambatan distribusi vaksin dan memfasilitasi distribusinya, terutama di negara-negara termiskin" tegas paus.

BACA JUGA: Sedih Sekaligus Murka, Paus Fransiskus Dibuat Sakit Hati, Ada Apa

Dia juga menyinggung terhadap anak muda Myanmar yang berkomitmen untuk mendukung demokrasi dan membuat suara mereka didengar dengan damai.

Hingga kini dilaporkan sudah ada lebih dari 550 pengunjuk rasa telah tewas sejak kudeta militer 1 Februari lalu di Myanmar.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co