Kata Orang Istana, Jokowi Tegak Lurus Tolak Jabatan 3 Periode

20 Juni 2021 16:40

GenPI.co - Juru bicara istana, Fadjroel Rachman ikut bersuara atas wacana jabatan Presiden Jokowi (Jokowi) tiga periode mengkhianati amanat reformasi.

“Mengingatkan kembali, Presiden Jokowi tegak lurus konstitusi UUD 1945 dan setia terhadap reformasi 1998 sesuai pasal 7 UUD 1945 amandemen ke-1,” ujar Fajroel lewat akun Twitter pribadinya, Minggu (20/6).

Selain itu, Fadjroel juga menekankan bahwa Presiden Jokowi sudah tegas menyatakan penolakan atas wacana tersebut.

BACA JUGA:  Ferdinand Bilang Ucapan Novel Bamukmin Cuma Omdo, Telak

Penolakan pertama disampaikan pada 12 Desember 2019. Kala itu, Jokowi mengurai 3 motif dibalik dorongan agar dirinya menjabat lagi sebagai presiden untuk periode 2024-2029.

Ketiga motif itu adalah ingin menampar muka, ingin cari muka, dan ingin menjerumuskan.

BACA JUGA:  3 Tokoh Ini Punya Harta Kekayaan Bikin Jantung Berdebar


Pada 15 Maret 2021, kata Fadjroel, Presiden Jokowi kembali menekankan penolakan. Kala itu, Jokowi menekankan bahwa dirinya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi presiden 3 periode.

“Konstitusi mengamanahkan 2 periode, itu yang harus kita jaga bersama. Janganlah membuat gaduh baru. Kita sekarang fokus pada penanganan pandemi,” kata Fadjroel. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cahaya

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co