Suara Tegas Mahfud MD Bikin Kaget, Sebut Penggarongan

03 Desember 2021 05:20 WIB
Suara Tegas Mahfud MD Bikin Kaget, Sebut Penggarongan - Menko Polhukam Mahfud MD - Foto: Instagram @mohmahfudmd

GenPI.co - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan, bahwa pemerintah selalu berkomitmen untuk terus mengambil langkah konkret melalui kebijakan-kebijakan yang menjadi dasar dalam upaya mencegah tindak pidana korupsi.

Hal tersebut ditegaskan Mahfud MD saat menjadi Keynote Speaker dalam Webinar Aksi Pencegahan Korupsi Fokus 3 - Penegakan Hukum Dan Reformasi Birokrasi, Kamis (2/12).

BACA JUGA:  Air Rebusan Daun Mengkudu Campur Madu Dahsyat Banget, Cespleng

"Sejak awal reformasi pemerintah telah punya komitmen untuk mencegah dan menangkal korupsi, baik yang berupa penggarongan dan suap terhadap uang negara," jelas Mahfud MD.

Langkah pemerintah tersebut terbukti dengan terbentuknya KPK dan Komisi Yudisial untuk mengawasi hakimnya dan membentuk MK.

Mahfud MD menambahkan, terkait pencegahan korupsi di lingkungan birokrasi, pemerintah juga telah membuat aturan-aturan.

BACA JUGA:  Cespleng! Air Rebusan Daun Belimbing Wuluh Khasiatnya Dahsyat

Peraturan tersebut, misalnya adanya aplikasi digital yang bernaung di bawah program e-government, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

"Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 telah mengamanatkan pengembangan Sistem Basis Data Penanganan Perkara Tindak Pidana Secara Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI), sebagai elemen penting dalam pelaksanaan sistem peradilan pidana masa depan di Indonesia," kata Mahfud MD.

Mahfud MD mengatakan, pemerintah berharap kebijakan ini akan menjadi perubahan proses menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Mahfud MD menambahkan, dalam pencegahan penggarongan uang negara, Presiden telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi yang berfokus pada perizinan dan tata niaga, keuangan negara, dan penegakan hukum dan reformasi birokrasi.

BACA JUGA:  Air Rebusan Jahe Campur Serai Cespleng, Khasiatnya Wow Banget

"Dengan demikian, SPPT-TI menjadi strategi digitalisasi proses penegakan hukum pidana nasional," pungkas Mahfud MD.(*)

Video viral hari ini:

TERPOPULER

  1. Pengamat: Kasus Luhut vs Haris Azhar dan Fatia Berbuntut Panjang

  2. West Ham Mengejutkan, Bungkam Manchester United di Old Trafford

  3. Shin Tae Yong Ogah Panggil Cyrus Margono, Alasannya Bikin Kaget

  4. Polemik Naturalisasi Timnas Indonesia, Pengamat Buka Suara

  5. Kata Dokter Boyke, Maria Vania Bisa Puas dengan Pria Seperti Ini

BERITA LAINNYA