Presiden Jokowi Angkat Wamen, Pengamat Duga Bagi Kue Kekuasaan

07 Januari 2022 16:40

GenPI.co - Wacana Presiden Jokowi angkat wamen direspons pengamat. Pengamat duga ada bagi-bagi kue kekuasaan.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul blak-blakan soal ini.

Seperti diketahui, sebelumnya Jokowi menambah posisi jabatan wakil menteri untuk Kementerian Dalam Negeri.

BACA JUGA:  Telak! Pengamat Sebut Menteri Jokowi Tak Berkualitas

Dengan demikian, total wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju sebanyak 17 jabatan.

"Pak Jokowi ini sepertinya gagal memahami ritme kinerja para menterinya," ujar Adib kepada GenPI.co, Jumat (7/1).

BACA JUGA:  Pak Jokowi Masih Banyak Posisi Wakil Menteri Kosong, Mohon Diisi

Dirinya lantas menduga ada tujuan lain di balik pengangkatan wakil menteri yang berkali-kali dilakukan presiden. Menurutnya, hal tersebut merupakan pembagian kue kekuasaan.

"Pengangkatan wakil menteri itu condong kepada bagi-bagi kue kekuasan saja. Kinerjanya wakil menteri selama ini juga tidak jelas," katanya.

BACA JUGA:  Gerindra Sepakat dengan Kebijakan Jokowi, Alasannya Dahsyat

Menurut dia, wakil menteri hanya sekadar dijadikan ban serep yang memiliki nama dan jabatan saja. Selain itu, diirinya juga menilai Jokowi tak konsisten terkait reformasi birokrasi.

"Ini yang saya kira mengingkari teori efektifitas yang selalu disebut oleh Pak Jokowi sendiri. Bagi-bagi kue ini juga cenderung menggemukkan kabinet," ujarnya.

Di sisi lain, pengamat politik Adi Prayitno memaklumi presiden yanh ingin menambah wakil menteri di Kementerian Dalam Negeri.

Sebab, tahun ini hingga 2024, kementerian tersebut akan disibukkan dengan persiapan pilpres serentak.

"Publik bisa paham karena mulai tahun ini hingga 2024 Kemendagri akan sangat sibuk mengurus ratusan kepala daerah," ujar Adi. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Agus Purwanto Reporter: Panji

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co