Pelecehan Meningkat, Puan Maharani Didesak Segera Ketok RUU TPKS

05 April 2022 15:10

GenPI.co - Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) menjadi sangat urgen untuk disahkan mengingat angka kekerasan seksual yang meningkat beberapa waktu belakang.

Aktivis perempuan Nury Sybli mendesak Ketua DPR RI Puan Maharani segera mensahkan pada April 2022 sebagai kado di Hari Kartini.

"Mbak Puan (Puan Maharani, red.) sebagai Ketua DPR sudah seharusnya segera mensahkan TPKS karena beliau memang sudah konsen terkait hal ini sejak masih menjadi Menko PMK," kata Nury dalam siaran pers, dikutip ANTARA, Selasa (5/4).

BACA JUGA:  Baleg DPR: RUU TPKS Harus Bisa Diaplikasikan & Tidak Multitafsir

RUU TPKS memang sudah hampir selesai dibahas di DPR sehingga diharapkan pengesahan RUU TPKS menjadi kado manis pada Hari Kartini.

"Sekarang inilah nomentum bagi Mbak Puan untuk segera mengetok palu sidang di Paripurna DPR guna pengesahan RUU TPKS," kata Nury.

BACA JUGA:  Komnas Perempuan Apresiasi DPR saat Bahas RUU TPKS

RUU TPKS ini, diyakini Nury, bisa memberi jawaban bagi permasalahan kekerasan seksual yang selama ini kerap dialami para perempuan.

RUU ini mempermudah korban kekerasan seksual untuk mendapatkan keadilan di mata hukum.

BACA JUGA:  Anggota DPR Pastikan Pemaksaan Aborsi Masuk Dalam RUU TPKS

“Jika disahkan nantinya, maka kepolisian tak bisa lagi menolak laporan korban kekerasan seksual,” tegas Nury

RUU TPKS sebelumnya telah disahkan sebagai RUU inisiatif DPR dalam rapat paripurna pada 18 Januari 2022. Dari 9 fraksi yang ada di DPR, hanya PKS yang menyatakan penolakan.

Saat ini DPR dan pihak pemerintah terus mengebut pembahasan RUU TPKS agar dapat rampung sebelum anggota dewan memasuki masa reses pada 15 April 2022.

Penyelesaian perkara tindak kekerasan seksual tak boleh lagi diselesaikan lewat mekanisme "restorative justice" yang menitikberatkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku dan korban.(*) ANT

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Hafid Arsyid

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co