Banyak Pegawai BUMN Dirumahkan, Adian Kritik Keras Erick Thohir

12 Juni 2020 15:23

GenPI.co - Politisi PDIP Adian Napitupulu menyoroti kinerja Menteri BUMN Erick Thohir, mulai dari utang hingga pemecatan karyawan BUMN. 

Anggota Komisi I DPR itu menuding Erick Thohir tak bisa dipegang ucapannya. Salah satu ucapannya pegawai BUMN banyak diisi pensiunan tidak sesuai visi misi Presiden, ternyata Erick malah mengangkat direksi yang sudah uzur. 

BACA JUGA: Presidential Threshold 20 Persen, Biar Tak Ada Capres Boneka

Adian juga menyoroti persoalan PHK besar-besaran di Maskapai Garuda Indonesia. Menurut Adian, saat  itu bulan April lalu Erick Thohir minta agar Garuda tidak melakukan PHK. Pada bulan yang sama, Presiden Jokowi juga meminta Pengusaha (termasuk BUMN) tidak lakukan PHK. 

"Yang aneh Garuda dapat suntikan Rp 8,7 Triliun, justru terjadi PHK dan merumahkan pegawai Garuda. 400 Pramugari dan 181 pilot dirumahkan," beber Adian, Jumat (12/6)

Adian mempertanyakan dari rangkaian derita karyawan Garuda ini, apakah Menteri tidak menjalankan permintaan Presiden? atau Dirut tidak menjalankan permintaan Menterinya?

Menurut Adian, PHK tidak hanya dilakukan di Garuda, tetapi juga perusahaan pelat merah lainnya. Seperti di PT Aerofood (anak Perusahaan Garuda) ada 359 pekerja di-PHK. 490 pekerja di PT INKA. 

"Bank Mandiri misalnya sudah lempar wacana hanya mempertahankan 20 persn kantor cabang dan menutup sekitar 2000 kantor cabang. Andai tiap kantor cabang ada 5 karyawan saja berarti yang terancam PHK bisa jadi sampai 10.000 orang," katanya.

BACA JUGA: Rambut Sudah Beruban, Yuni Shara Tetap Cantik dan Awet Muda

Padahal, lanjut Adian, Presiden Jokowi sudah menegaskan berkali kali untuk berusaha agar tidak terjadi PHK massal di masa Pandemi covid-19. (*)
 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cahaya

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co