Ramadhan Kareem, Kenapa NU-Muhammadiyah Sering Beda Awal Puasa?

Perbedaan awal puasa antara NU dan Muhammadiyah sebenarnya sangat wajar di Ramadhan Kareem setiap tahunnya (Foto : Istimewa)
Perbedaan awal puasa antara NU dan Muhammadiyah sebenarnya sangat wajar di Ramadhan Kareem setiap tahunnya (Foto : Istimewa)

GenPI.co - Ramadhan Kareem, Ramadan telah tiba. Bukan menyiapkan menu sahur pertama yang membuat orang Indonesia antusias. Di sisi lain, pendapat dua organisasi Islam terbesar di Indonesia juga jadi sorotan. Ini lantaran Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sering berbeda penentuan awal puasa bahkan juga Lebaran. 

Baca juga :

Ramadhan Kareem, Apakah Muslim Syiah juga Berpuasa? 

Awal Puasa Ramadhan 2019, NU dan Muhammadiyah Bisa Serentak 

Ramadhan Kareem, Ini 4 Dosa Kecil Sepele tapi Pahala jadi Gugur! 

Sebenarnya ini bukan hal yang untuk diperbesarkan, hanya saja perlu diinformasikan supaya wawasan kamu bertambah. Mengapa mereka bisa berbeda dalam menentukan awal puasa sampai Lebaran, bisa jadi karena mengambil metode yang berbeda antara penganut 'Wujudul hilal' dan rukyatul hilal. Ini bukan cuma terjadi di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. 

Dengan perbedaan metode ini, maka adakalanya hisab dan rukyah bertemu pada satu titik, sehingga awal puasa atau lebaran bisa sama. Sebaliknya, bisa juga terjadi perbedaan antara hasil hisab dan rukyah, sehingga awal puasa dan lebaran pun menjadi berbeda, demikian lansiran Detik.


Nah, itu tadi landasan metode yang bisa digunakan menentukan awal puasa dalam Ramadhan Kareem kali ini. Baik NU maupun Muhammadiyah tentu memiliki pendapatnya masing-masing. Jadi sikapi dengan wajar, ya. Selamat menjalankan ibadah Ramadan semuanya!


RELATED NEWS