Penumpang KRL Tak Bisa Jaga Jarak, Ini Penjelasan Operator

Penumpang KRL Tak Bisa Jaga Jarak, Ini Penjelasan Operator - GenPI.co
Ilustrasi KRL Yogyakarta – Solo. (Foto: Humas KAI Daop VI)

GenPI.co - Beredar sebuah foto mengenai kondisi penumpang tidak bisa menerapkan protokol kesehatan jaga jarak karena cukup banyak yang berada di dalam gerbong KRL Yogyakarta - Solo, Selasa (1/6).

Menanggapi hal tersebut, VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan kondisi dalam foto yang beredar memang bisa terjadi hanya pada kereta atau gerbong tertentu.

Menurut Anne, konfisi itu terjadi karena biasanya pada akhir pekan dan hari libur diisi para pengguna musiman yang menggunakan kereta dalam rombongan kecil.

BACA JUGA:  Makin Keren! Stasiun Lempuyangan Dulu dan Kini

“Atau keluarga yang tak mau pisah saat perjalanan,” katanya, dalam keterangannya Selasa (1/6).

Anne mengungkapkan pada Selasa (1/6) hingga pukul 12:00 WIB tercatat 3.752 pengguna menggunakan jasa KRL Yogyakarta - Solo.

BACA JUGA:  Penumpang KA Antre Panjang saat Tes GeNose di Stasiun Pasar Senen

Jumlah tersebut meningkat sekitar 4 persen dibandingkan waktu yang sama yakni pada Senin (31/5).

Menurut Anne, sejumlah stasiun yang volume penggunanya naik cukup besar antara lain Stasiun Solo Balapan ada 1.244 pengguna, atau naik 7 persen dibanding Senin (31/5) pada periode yang sama.

BACA JUGA:  Jelang Larangan Mudik 6 Mei, Stasiun Pasar Senen Banjir Penumpang

Kemudian Stasiun Yogyakarta dengan 894 pengguna, atau naik 12 persen dan Stasiun Purwosari sebanya 434 pengguna, naik 8 persen.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara