Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Lonjakan Kasus Covid-19 di Yogyakarta, Ini Rencana Pemda

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (11/6). (Foto: Antara/Luqman Hakim)
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (11/6). (Foto: Antara/Luqman Hakim)

GenPI.co - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyoroti penambahan kasus Covid-19 di wilayahnya yang terus mengalami kelonjakan.

Pemda DIY pun telah menyiapkan kebijakan yang lebih teknis untuk mengatur kegiatan masyarakat guna menekan laju penularan Covid-19.

BACA JUGA:  Gagal Antisipasi Kerumunan, McD di Yogya Tak Ditutup, Kok Bisa?

“(Sebelumnya) sudah 130an (penambahan kasus) per hari, kemudian naik menjadi 200 sampai 300. Sekarang menjadi 400,” katanya di kompleks Kepatihan Kantor Pemda DIY, Jumat (11/6).

Sultan mengatakan Pemda DIY telah sepakat mengatur kegiatan masyarakat sampai di tingkat RT atau RW.

“Pertemuan seperti hajatan dan sebagainya bisa lebih diatur secara jelas,” ucap Raja keraton Yogyakarta ini.

BACA JUGA:  Waduh, IQ Calon Siswa SD di Yogya Tidak Ada Yang di Atas 130

Nantinya aturan yang lebih tekni ini akan tercantum dalam Instruksi Gubernur DIY tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro pada 15 Juni 2021.

“Prinsipnya tetap memakai PPKM. Tapi mungkin ada tambahan secara teknis yang lebih mikro pada aspek pengawasan,” ujarnya.

Menurut Sultan, penularan Covid-19 di DIY saat ini bukan karena bepergian ke luar daerah.


Redaktur : Ridho Hidayat

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING