Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Soal Pajak Sembako, Sikap Golkar Keras Banget

Pedagang di pasar tradisional. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com
Pedagang di pasar tradisional. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

GenPI.co - Wacana pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pajak sembako dikomentari keras oleh Golkar. Kebijakan ini disebut membabi buta. 

Untuk diketahui, rencana pengenaan PPN terhadap barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan rakyat banyak tertuang dalam Pasal 4A draf revisi UU KUP.

BACA JUGA:  Akademisi Top Bongkar Pajak Sembako: Kulit Telur Bisa Dipajaki...

Dalam draf beleid tersebut, barang kebutuhan pokok serta barang hasil pertambangan atau pengeboran dihapus dalam kelompok jenis barang yang tidak dikenai PPN.

Dengan penghapusan itu berarti barang itu akan dikenakan PPN.

Jenis-jenis kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat dan tak dikenakan PPN itu sendiri sebelumnya diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 116/PMK.010/2017.

BACA JUGA:  Mardani Beber Fakta Pajak Sembako, Bikin Pemerintah Terpojok

Barang tersebut meliputi beras dan gabah; jagung; sagu; kedelai; garam konsumsi; daging; telur; susu; buah-buahan; sayur-sayuran; ubi-ubian; bumbu-bumbuan; dan gula konsumsi.

Sedangkan hasil pertambangan dan pengeboran yang dimaksud seperti emas, batubara, hasil mineral bumi lainnya, serta minyak dan gas bumi.

Politisi Partai Golkar Firman Soebagyo langsung berteriak paling lantang soal ini. Pajak sembako disebut bakal menyusahkan masyarakat.


Redaktur : Agus Purwanto

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING