Duh, Zona Merah di Kudus Jadi 84 Kelurahan

Duh, Zona Merah di Kudus Jadi 84 Kelurahan - GenPI.co
Ilustrasi - Petugas melintas di depan tower tujuh RS Darurat Covid-19, kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). (FOTO: ANTARA/Galih Pradipta/foc)

GenPI.co - Jumlah desa atau kelurahan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang masuk kategori zona merah semakin bertambah menjadi 84 desa atau kelurahan.

Juru Bicara Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus, Andini Aridewi mengatakan dari sebelumnya 60 desa kini bertambah menjadi 84 desa menyusul ditemukannya banyak kasus penyebaran Covid-19.

"Desa yang masuk kategori zona merah tersebar di sembilan kecamatan dengan jumlah desa di masing-masing kecamatan bervariasi," kata Andini Aridewi di Kudus seperti yang dilansir dari Antara, Kamis, (17/6/21).

Andini Aridewi mencatat dari sembilan kecamatan, terbanyak di Kecamatan Kota ada 16 desa zona merah, kemudian disusul Kecamatan Jati terdapat 10 desa zona merah.

BACA JUGA:  Covid-19 Merebak di Pedesaan, Zona Merah di Kudus Bertambah

Sementara jumlah desa zona merah paling sedikit ada di Kecamatan Mejobo ada enam desa, sedangkan kecamatan lainnya antara delapan hingga sembilan desa.

Periode sebelumnya, jumlah desa zona merah terbanyak berada di Kecamatan Jekulo dengan 11 desa zona merah, namun saat ini berkurang menjadi delapan desa.

BACA JUGA:  Demi Nonton Ikatan Cinta, Ganjar Pranowo Dimintai Fasilitas TV

Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro di desa diharapkan juga dioptimalkan untuk menekan angka kasus COVID-19. Pemerintah desa juga dipersilakan melakukan penutupan lokal tingkat rukun tetangga (RT) atau rukun warga (RW) untuk membatasi aktivitas warganya demi memutus mata rantai penularan virus corona.

Sementara itu, Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputro mengakui desanya memang disebutkan masuk kategori zona merah. Akan tetapi sejak dua hari terakhir tidak ada penambahan kasus dari sebelumnya ada 20 kasus.

BACA JUGA:  Gempuran Pasien Covid-19 di Jawa Tengah, Ganjar: Jangan Panik

Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 15 orang sudah hampir selesai masa isolasi mandirinya dan lima kasus ada yang sudah memasuki hari ke sembilan masa isolasinya karena semuanya tanpa gejala.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara