Pertama Kali Direnovasi Sejak 1978, Ini Fakta Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal (foto: Istimewa)
Masjid Istiqlal (foto: Istimewa)

GenPI.co—  Setelah 41 tahun, Masjid Istiqlal siap direnovasi. Selama proses renovasi, fungsi masjid sebagai tempat sholat tetap berjalan.

Desain renovasi arsitektur Masjid Istiqlal akan menerapkan prinsip minimalis, dengan mempertimbangkan keberadaannya di kawasan beriklim tropis. Arsitek yang mendesain renovasi adalah Munichy Bachron Edrees.

“Saya yakin ciri khas arsitektur gaya F. Silaban tidak akan berubah,” kata Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Asep Saepudin baru-baru ini.

Baca juga:

Masjid Unik Jamiul Alfar Bercorak Merah

3 Masjid Unik di Jakarta Ini Cocok untuk Ngabuburit

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya mendapatkan tugas merenovasi Masjid Istiqlal selama 300 hari.

Renovasi meliputi pekerjaan penataan ulang kawasan, renovasi luar bangunan, arsitektur dan struktur bangunan, interior bangunan, sistem mekanikal, elektrikal, plumbing bangunan, serta sistem signage. Kontraktornya ditangani Waskita Karya.

Fokus penataan dan renovasi Masjid Istiqlal yaitu zona utama sebagai area kegiatan masjid dan kegiatan sosial, zona pendukung sebagai penunjang pedestrian berupa taman, serta  plaza dan zona publik.

Pertama Kali Direnovasi Sejak 1978, Ini Fakta Masjid Istiqlal
Tampilan Masjid Istiqlal usai direnovasi nanti (sumber: Kementerian PUPR)

Dari sejumlah sumber, berikut fakta terkait Masjid Istiqlal, masjid megah kebanggaan Indonesia yang terletak di jalan Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat.

Kapasitas Tampung

Masjid Istiqlal  mampu menampung 200 ribu  jamaah. Masjid Istiqlal menjadi masjid terbesar di Asia Tenggara.

Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar. Di atasnya tersemat kubah berdiameter 45 meter dengan 12 pilar dan 5.138 tiang pancang. Masjid bediri di areal seluas 4 hektare.

Dibangun selama 17 Tahun

Masjid Istiqlal pertama kali digunakan pada 1978. Pembangunan Masjid Istiqlal digagas Presiden Pertama RI Soekarno pada Agustus 1961, dan memerlukan waktu 17 tahun untuk penyelesaiannya di tengah peliknya krisis politik dan ekonomi.

Masjid ini diresmikan oleh Presiden Kedua RI, Soeharto pada 1978.

Arsitek Penganut Nasrani

Masjid Istiqlal dibangun oleh arsitek Friedrich Silaban. Pria penganut Nasrani ini menjadi Wakil Kepala Proyek Masjid Istiqlal.

F. Silaban terpilih, setelah memenangkan sayembara maket Masjid Istiqlal yang diadakan Presiden Pertama RI. 

Kamu sudah pernah mengunjungi Masjid Istiqlal belum?


Tonton juga video ini:


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER