Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Resmi, Ganjar Pranowo Terapkan Mikro Lockdown

Presiden Jokowi (kanan) dan Ganjar Pranowo (foto: SC IG @ganjarpranowo)
Presiden Jokowi (kanan) dan Ganjar Pranowo (foto: SC IG @ganjarpranowo)

GenPI.co - Jawa Tengah sedang genting seiring angka kasus Covid-19 terus melonjak dalam beberapa minggu. Melihat kondisi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung memerintahkan Kabupaten/ Kota zona merah untuk melakukan mikro lockdown.

Ganjar Pranowo mengatakan daerah zona merah di Jawa Tengah bertambah dari 8 menjadi 13. Daerah-daerah itu antara lain seperti Kudus, Demak, Pati, Grobogan, Jepara, Blora, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Brebes, Tegal, Sragen, Wonogiri dan Kota Semarang.

BACA JUGA:  Antisipasi Ledakan Pasien Covid-19 di Jateng, Ganjar Lakukan Ini

"Semua saya minta standby. Apapun namanya, kalau kita lihat trennya ini ada peningkatan. Kita sedang tidak baik-baik saja, maka semua harus mawas diri dan mengantisipasi, kata Ganjar sperti yang dilansir dari Ayosemarang.com, Selasa (22/6/21).

Lebih lanjut, kata Ganjar, semua pengetatan ini dikhususkan pada daerah yang masuk zona merah. Bahkan pihaknya telah mengirimkan Surat Edaran (SE) terkait pengetatan tersebut.

"Saya minta mikrozonasinya dipelototin. Bahkan kita sekarang sudah sampai lockdown mikro. Saya sudah sampaikan pada teman-teman Bupati/Wali Kota tidak usah ragu. Begitu disitu ada daerah yang menunjukkan data epidemiologis tinggi, langsung kunci. Sebanyak-banyaknya tidak apa-apa," tegasnya.

BACA JUGA:  Hari Ini Ganjar Pranowo Bersedih, Ini Alasannya

Seluruh daerah zona merah lanjut Ganjar harus menerapkan lockdown mikro itu. Dengan begitu, maka mobilitas warga bisa ditekan sehingga penanganan bisa optimal.

Selain itu, pelaksanaan PPKM mikro saat ini harus dilaksanakan lebih detail. Daerah zona merah harus menutup tempat-tempat wisata, tempat keramaian dan menganjurkan ibadah di rumah saja.

"Tempat keramaian, toko harus dibatasi sampai pukul 21.00 WIB. Saya terimakasih, beberapa Kabupaten/Kota sudah menggelar aksi di rumah saja. Ini akan kita buat rutin, dan nanti akan ditambah pelaksanaannya," ucapnya.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING