Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

9 Puskesmas di Tasikmalaya Terpaksa Tutup, 65 Nakes Positif Covid

Vaksinator menyuntikan vaksin kepada peserta saat vaksinasi COVID-19 masal untuk pedagang pasar tradisional di GOR Pangukan, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (9/6/2021). (FOTO: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/foc/am)
Vaksinator menyuntikan vaksin kepada peserta saat vaksinasi COVID-19 masal untuk pedagang pasar tradisional di GOR Pangukan, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (9/6/2021). (FOTO: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/foc/am)

GenPI.co - Meningkatnya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya berbuntut pada pelayanan kesehatan di Puskesmas. Setidaknya, 9 Puskesmas di Kabupaten Tasikmalaya terpaksa harus menutup pelayanan kesehatannya.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP), Atang Sumardi mengatakan 9 Puskesmas di Kabupaten Tasikmalaya terpaksa tutup karena adanya nakes di puskesmas tersebut yang terpapar Covid-19.

BACA JUGA:  Unik, ASN Tasikmalaya Wajib Bawa 20 Lansia untuk Divaksin

Ke 9 Puskesmas itu di antaranya Puskesmas Sukaresik, Cigalontang, Salopa, Tinewati, Cikalong, Salawu, Jatiwaras, Pancetengah dan Cisayong.

Lebih lanjut, kata Atang Sumardi, penutupan 9 Puskesmas itu dilakukan untuk sterilisasi dan tracking kontak erat.

"Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya bukan hanya menimpa masyarakat biasa. Ada sedikitnya 65 tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar," ujarnya seperti yang dilansir dari Ayotasik.com, Selasa (22/6/21).

BACA JUGA:  Korupsi Bansos Tasikmalaya, 46 Lembaga Ngaku Disunat 50%

Menurut Atang Sumardi, jumlah itu adalah yang bertugas di 9 Puskemas tadi. Akibatnya ditetapkan untuk menutup pelayanan selama dua sampai tiga hari.

Atang menambahkan, Nakes yang terpapar sudah dilakukan vaksinasi. Dengan begitu, mereka tidak ada gejala yang membahayakan.

Mereka saat ini sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. "Mereka sedang isolasi mandiri. Pelayanan puskemas sendiri dialihkan ke puskesmas terdekat, " ucap Atang. (*)


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING