Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Cacar Monyet, Cacar Air yang Menjangkiti Monyet

Kasus cacar air pertama pada tahun 1970 di Republik Rakyat Kongo. (Foto:Tribunnews)
Kasus cacar air pertama pada tahun 1970 di Republik Rakyat Kongo. (Foto:Tribunnews)

GenPI.co - Virus cacar monyet atau monkeypox bukanlah jenis penyakit baru. Ini merupakan jenis penyakit yang sudah lama di dunia.  Cacar monyet merupakan penyakit zoonotic atau penyakit dari hewan ke manusia. Virus ini juga menjangkiti antar hewan.

Cacar air muncul di tahun 1970 yang menular dari hewan hingga terinfeksi ke manusia di Republik Demokratik Kongo.  Manusia yang terjangkit virus itu kemudian diisolasi di hutan hingga meninggal. Tempat isolasi tersebut merupakan tempat populasi monyet yang kemudian berinterkasi dengan jasad manusia tersebut. 

Baca juga: Puskesmas Grogol Utara 1 Sosialisasikan Cacar Monyet pada Pasien

Seiring waktu berjalan, penularan virus semakin cepat, khususnya di wilayah Equatorial yang menjadi lokasi populasi monyet yang banyak. Terdapat puluhan jenis monyet liar terjangkit.

Pada 1 september 1970, seorang bayi berusia 9 bulan dilarikan ke Rumah Sakit Basankusu, Provinsi Equatorial, Repbulik Demokratik Kongo. Bayi tersebut mengalami demam tinggi disertai bintik-bintik pada tubuhnya. 

Selanjutnya pihak rumah sakit tersebut mengirimkan spesimen ke WHO Smallpox Reference Center, Moskow, Rusia. Dalam pemeriksaan tersebut diketahui virus yang mengidap balita itu identik dengan virus cacar monyet. Bayi itu menjadi manusia pertama yang terjangkit virus cacar monyet.

Ada beberapa faktor yang yang mengindikasikan penularan virus ini. Di antaranya melalui gigitan, cakaran, kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi di kulit dan mukosa dari hewan liar. 

Selain faktor tersebut cacar monyet juga menular ketika manusia memakan daging hewan yang terinfeksi cacar monyet. Terlebih jika proses masak hewan yang tidak baik juga menimbulkan cikal bakal cacar monyet.


Reporter : Winento

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING