698 Orang di Yogyakarta Meninggal saat Isolasi Mandiri pada Juli

698 Orang di Yogyakarta Meninggal saat Isolasi Mandiri pada Juli - GenPI.co
Tim Kubur Cepat membawa jenazah dengan protokol COVID-19 untuk dimakamkan di Badran, Yogyakarta, Selasa (22/6/2021). (FOTO: ANTARA/Hendra Nurdiyansyah/hp)

GenPI.co - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat sebanyak 698 pasien Covid-19 meninggal dunia saat isolasi mandiri (isoman) pada 1 sampai 27 Juli 2021.

Wakil Komandan TRC BPBD DIY Indrayanto mengatakan sedangkan untuk yang meninggal dunia di rumah sakit ada sebanyak 1.983 jiwa pada periode yang sama.

Seluruhnya dilakukan penanganan dengan standar protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Pelaku Wisata di Yogyakarta Jadi Sasaran Percepatan Vaksinasi

Indrayanto mengatakan dalam upaya menekan kasus kematian pasien Covid-19 saat menjalani isoman, dilakukan penguatan kemampuan satgas di tingkat desa hingga RT dan RW.

“Upaya penyelamatan dilakukan sedini mungkin. Target utamanya adalah penyelamatan jiwa,” katanya di Yogyakarta, Rabu (28/7).

BACA JUGA:  Peringatan Dini BMKG Yogyakarta, Warga Diminta Waspada

Indrayanto berharap para satgas itu mampu membantu petugas puskesmas mengontrol kelayakan tempat isoman warga di lingkungannya.

"Puskesmas kan kita tahu memiliki keterbatasan SDM. Jarak puskesmas dengan tempat tinggal warga juga terkadang menjadai kendala," ucapnya.

BACA JUGA:  Yogyakarta Digoyang Gempa, Pusatnya dari Pacitan Magnitudo 5,2

Kepala Bidang Pencegahan BPBD DIY Danang Samsurizal mengatakan dalam upaya penguatan itu saat ini sudah berjalan melalui program pendampingan melibatkan BPBD.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara