Mendadak Ma'ruf Amin Keluarkan Instruksi Baru, Mohon Dibaca!

Mendadak Ma'ruf Amin Keluarkan Instruksi Baru, Mohon Dibaca! - GenPI.co
Wapres Ma'ruf Amin. Foto: JPNN.com

GenPI.co - Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten untuk meninggalkan sikap egoisme kewilayahan terutama di wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dalam penanganan Covid-19.

Menurutnya, sebagai wilayah aglomerasi mobilitas di Jabodetabek cukup tinggi sehingga potensi penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut harus diantisipasi dengan kebijakan yang tepat.

"Penanganan Covid-19 di Jabodetabek tidak dapat didasarkan pada wilayah administratif semata," ujar Ma'ruf Amin saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi dengan pemda dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten secara virtual, di Jakarta, Senin (2/8/2021).

BACA JUGA:  Soal Limbah Medis Covid, Ma'ruf Amin Buat Menkes Budi Ketar-ketir

Dia pun mengingatkan perlunya ada koordinasi, jangan sampai ada semacam ego-kewilayahan.

Tak hanya itu, perlu juga integrasi program dan data yang baik melalui koordinasi antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

BACA JUGA:  2 Masalah Sri Sultan Memanas, Kiai Ma'ruf Turun Gunung

"Penanganan Covid-19 di wilayah aglomerasi seperti Jabodetabek, baik secara program maupun data, harus dilakukan secara terintegrasi dan terpadu melalui koordinasi yang baik antara Gubernur DKI, Gubernur Jawa Barat, dan Gubernur Banten," tegas Ma’ruf.

Selain koordinasi yang baik, penanganan terpadu dari hulu ke hilir juga harus diperkuat. Sebab, apabila penanganan itu dilakukan dengan baik, maka kondisi di hilir akan menjadi baik pula.

BACA JUGA:  Wapres Ma'ruf Amin Ingatkan Sri Sultan Hamengkubuwono X, Simaklah

"Penanganan pandemi dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek harus memiliki dan menggunakan standar dan kualitas setara, baik dalam pelaksanaan protokol kesehatannya maupun dalam rangka penanganan 3T-nya," jelas dia.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara