Sulsel Luncurkan CoE Pariwisata

Peluncuran CoE Sulsel, (Foto: Kemenpar)
Peluncuran CoE Sulsel, (Foto: Kemenpar)

Arief Yahya bersama kementerian yang dipimpinnya terus mendorong daerah untuk meningkatkan kualitas pariwisata. Salah satunya Sulawesi Selatan (Sulsel). Provinsi itu, telah menyiapkan berbagai gelaran event selama tahun 2018. Tiga diantaranya masuk dalam Top 100 Calender of Event Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Saya sangat konfiden. Kalau tidak bagus tidak akan masuk. Sulsel memiliki 3 event pariwisata yang masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia 2018,” kata Menpar Arief Yahya saat meluncurkan  Calender of Event (CoE) Sulawesi Selatan 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kamis, (12/7).

Menpar Arief Juga menyebut, Sulsel  dijadikan  jembatan pariwisata. Khususnya, untuk konektivitas dari Bandara Internasional Sultan Hasanunddin Makassar. Bandara ini menjadi hub dan pintu gerbang bagi wisatawan berwisata ke destinasi di Indonesia Timur.

“Tahun 2018 ditargetkan 250.000 wisman. Target tersebut, akan tercapai bila para CEO daerah, khususnya di Sulawesi Selatan, semakin serius dan committed,” katanya.

Menpar Arief melanjutkan, dengan destinasi yang sangat menakjubkan dan beragam, wisatawan akan tertarik untuk datang. Contohnya mulai dari dataran tinggi Toraja, wisata bahari di Bira dan Selayar hingga Geopark Maros dan Bantimurung.

“Sulsel sudah selayaknya destinasi wisata kelas dunia. Belum lagi budaya masyarakat yang unik dan beragam serta kuliner yang khas dan lezat tentu menjadi daya tarik yang sungguh kuat. Kita juga terus mendorong agar yaitu Geopark Maros di Sulsel diiusung menjadi Unesco Global Geopark,” katanya.

Sekda Sulsel Tautoto Tana Ranggina mengatakan juga hadir dalam peluncuran itu. Ia mengatakan,  CoE Sulsel 2018 untuk mendukung program Kemenpar dan menyukseskan Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Khususnya untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan, dari dalam maupun luar negeri.

“Kunjungan wisman ke Sulsel tahun 2016 sebanyak 234.249 dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 8,4 juta. Sebagian besar wisatawan tersebut berkunjung ke Makassar mencapai  74%, sedangkan ke Toraja 8%, dan Bulukumba 2% dan destinasi lain 2%,” kata H. Tautoto.

Top 3 event di Sulsel yang masuk CoE Kemenpar adalah Makassar International Eight Festival (F8) and Forum akan berlangsung di Pantai Losari, Makassar  pada 10-14 Oktober 2018 . Kemudian Festival Phinisi 2018. Event ini akan berlangsung di Kabupaten Bulukumba, 13 hingga 16 September 2018. Terakhir,  Festival Lovely Toraja 2018 akan berlangsung di Kota Makale pada 28-29 Desember 2018 mendatang.

Selain tiga event yang masuk dalam 100 Wonderful Event Indonesia 2018, beberapa top event juga akan berlangsung. Diantaranya Beautiful Malino di Gowa pada 14-15 Juli 2018, Toraja Marathon di Toraja pada tanggal 20 Oktober 2018, Festival Takabonerate dan Sail & Sale Selayar di Selayar pada 23-28 Oktober 2018, serta Festival Danau Tempe pada 19 – 22 September 2018.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter