Ogah Bayar Kredit Motor, Pria Palembang Nipu Jadi Korban Begal

Dua pemuda Palembang ditangkap sebab modus pura-pura jadi korban begal demi menghindari angsuran motor (Foto : Kompas)
Dua pemuda Palembang ditangkap sebab modus pura-pura jadi korban begal demi menghindari angsuran motor (Foto : Kompas)

GenPI.co - Ada-ada saja ulah pemuda asal Palembang satu ini. Demi menghindari angsuran kredit motor, Rahmat Yunizar (21) berpura-pura jadi korban begal. Usut punya usut, ternyata dia menjual motor masih kreditan tersebut dengan harga Rp3 juta. Rahmat pun langsung ditahan polisi sebab membuat laporan palsu. Nasib, nasib.

Baca juga :

Tak Cuma MXGP 2019, Ini Acara Seru Sepanjang Juli di Palembang 

Pemkot Palembang Rapikan Gerbang Bersejarah Benteng Kuto Besak 

Dua Master Bartender Latih Mahasiswa Poltekpar Palembang 

Awalnya Rahmat butuh uang untuk sejumlah keperluan. Dia disarankan oleh temannya bernama Yuniar agar menjual motor dan disarankan melapor polisi, pura-pura jadi korban begal supaya tidak ditagih oleh tukang kredit. Motor berpelat BG 2307 ACJ itu pun lantas dijualnya dan laku Rp3 juta. Uangnya dibagi 2 dengan Yuniar. 

Dia pun lantas ke polisi dan melapor jadi korban begal. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Rahmat mebuat laporan palsu. Wakasat Reskrim Polresta Palembang AKP Ginanjar Aliya Sukmana mengatakan, tak terbukti adanya pembegalan setelah olah TKP. "Ketika diperiksa secara mendalam ia akhirnya mengaku jika membuat laporan palsu agar terhindar dari tagihan kredit," tukas Ginanjar, seperti dilansir dari Kompas. 


Akhirnya kedua pemuda Palembang ini ditahan. Yuniar juga diamankan sebab memberi saran Rahmat supaya berpura-pura jadi korban begal. Rahmat dikenai pasal 242 KUHP tentang laporan palsu dengan ancaman 3 tahun penjara. Duh, ada-ada saja, ya.


RELATED NEWS