Manjakan Penikmat Kopi, Dieng Gelar Java Coffee Festival

Eko Purnomowidi (foto: Istimewa)
Eko Purnomowidi (foto: Istimewa)

GenPI.co— Ada yang baru dalam rangkaian acara Dieng Culture Festival 2019, yaitu kehadiran Java Coffee Festival (JCF) yang digelar pada 2-4 Agustus 2019.

Acara yang pastinya ditunggu-tunggu oleh penikmat kopi nusantara itu akan digelar di Panggung Setiyaki di kawasan Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Adapun tema yang diusung adalah “Wani Ngopi Luhur Wekasane”. JCF merupakan acara yang diinisiasi oleh Komunitas Join Kopi Wonosobo dan Dieng Pandawa. 

Baca juga:

Iqbaal ‘Dilan’ Ramadhan Tak Bisa Lepas dari Kopi

Mengenal 3 Varian Kopi dari Jambi

Ada dua acara utama yang disajikan JCF, yaitu bazaar kopi yang menghadirkan 20 stan dari pelaku industri dari berbagai daerah seperti Jogja, Bandung, Jakarta, dan Surabaya, serta diselenggarakan pula talkshow tentang kopi.

Dani Wahyu Satria, koordinator lapangan acara Java Coffee Festival mengungkapkan, sebenarnya event ini sudah direncanakan sejak 1,5 tahun lalu.

“Java Coffee Festival ini merupakan judul spesifik ide Mas Eed, teman saya dari Bowongso. Saat itu, dia punya cita-cita untuk membuat acara berjudul JCF ini di Wonosobo. Tapi di Wonosobo sendiri belum bisa terlaksana, setelah ter-pending sekitar 1,5 tahun akhirnya kita bisa mewujudkan cita-cita, konsep dan [jadi] konten acara di sub event DCF tahun ini,” kata Dani, Sabtu (13/7/2019).

Untuk acara talkshow, JCF menghadirkan 3 narasumber. Eko Purnomowidi, co-Founder Klasik Beans akan membagikan pengalamannya tentang konservasi melalui budidaya pohon kopi.

Muhammad Aga, juara IBC 2018 dan juga pemeran barista dalam film “Filosofi Kopi” akan berbagi kisahnya sebagai barista. Selain itu hadir pula Budi Kurniawan, pembuat film yang akan bercerita tentang sejarah kopi. 

Talkshow dipandu oleh moderator Radiv Annaba, peneliti muda yang fokus mengolah data tentang perkembangan kopi di Indonesia.

Dani mengatakan industri kopi di dalam negeri berkembang pesat. Java Coffee Festival juga digelar untuk ikut mendorong kemajuan kopi Indonesia dan akan ada inisiasi untuk saling bekerjasama pasca JCF. Acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukkan Mapping Projection yang dibawakan oleh seniman Woohoo Art Space.


Tonton juga video ini:


Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER