Gempa 6,9 SR Melanda Barat Daya Sumbawa, Tak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi - gempa 6,9 SR di kedalaman 10 kilometer di laut dengan jarak 884 kilometer arah Barat Daya Pulau Sumbawa. (Sumber foto: ANTARA/Ist/am)
Ilustrasi - gempa 6,9 SR di kedalaman 10 kilometer di laut dengan jarak 884 kilometer arah Barat Daya Pulau Sumbawa. (Sumber foto: ANTARA/Ist/am)

GenPI.co — Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter pada kedalaman 10 kilometer di laut dengan jarak 884 kilometer arah Barat Daya Pulau Sumbawa.

Dikutip dari portal resmi BMKG di Jakarta, gempa terjadi pada Minggu pukul 12.39 WIB pada koordinat 18,3 derajat Llntang Selatan (LS) dan 120,17 derajat Bujur Timur (BT).

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Daryono mengatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal di Utara Port Hedland, Australia Barat," kata Daryono melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Daryono mengatakan hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa di wilayah laut di Australia Barat itu dibangkitkan deformasi batuan dengan mekanisme gerakan dari struktur sesar mendatar.

Baca juga:

Kemenpar Dorong Kapasitas Usaha Pariwisata Sumbawa

Berburu Singang Udang ke Sumbawa

Gempa tersebut tercatat dengan baik pada sensor seismik BMKG di Plampang, Waikabubak, Waingapu, Lombok, dan Kupang pada pukul 12.41 WIB.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di Waingapu, Sumbawa, Bima pada skala III Mercalli dan Mataram pada skala II Mercalli. (ANT)


Simak juga video ini:


Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER