Bromo Sempat Erupsi, Bagaimana Dengan Event Jazz Gunung?

Panitia Jazz Gunung Bromo 2019, Bagas Indyatmono (foto: SC @jazzgunung)
Panitia Jazz Gunung Bromo 2019, Bagas Indyatmono (foto: SC @jazzgunung)

GenPI.co— Sepekan lalu sempat dihebohkan dengan kabar mengenai erupsi Gunung Bromo yang terjadi sehari setelah event Yadnya Kasada Bromo.

Erupsi berupa lahar dingin yang terjadi pada Jumat (19/7/2019) pukul 16.37 WIB. Semburan abu vulkanik terlihat dari kawah Gunung. Aktivitas vulkanik ini terjadi selama 7 menit 14 detik, mengakibatkan masyarakat dan wisatawan tidak diperkenankan berada dalam radius 1 kilometer dari bibir kawah Bromo.

Baca juga:

Legenda Campursari Didi Kempot Ngejazz di Gunung Bromo

Konser Jazz di Ketinggian 2.000 Mdpl Siap Digelar di Gunung Bromo

ADVERTISEMENT

Aktivitas vulkanik kali ini sempat menimbulkan pertanyaan, bagaimana penyelenggaraan Jazz Gunung Bromo 2019 yang lokasinya masih masuk kawasan Bromo Tengger Semeru ini.

Pertanyaan ini pun segera direspon oleh pihak panitia dengan mengunggah video suasana Bromo melalui akun Instagram resmi @JazzGunung.

Dalam video tersebut terlihat salah satu panitia Jazz Gunung Bromo, Bagas Indyatmono tengah memperlihatkan kondisi Gunung yang memiliki ketinggian 2356 mdpl ini terlihat begitu normal. Nampak ratusan wisatawan serta para pedagang dan warga sekitar beraktivitas seperti biasanya. Selain itu kawasan kawah Bromo juga sudah tidak terlihat asap putih yang membumbung.


Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Musikpedia Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING