Pemrov Kepri Tak Punya Dana untuk Perawatan Jembatan II Dompak

Jembatan II Dompak Tanjungpinang, Kepri ditutup karena nyaris roboh. (ist)
Jembatan II Dompak Tanjungpinang, Kepri ditutup karena nyaris roboh. (ist)

GenPI.co - Setelah beredar kabar sejumlah tiang penyangga Jembatan II Dompak Tanjungpinang mengalami kerusakan, keropos dan berkarat. Berdasarkan kesepakatan bersama lurah, camat, TNI, Satpol PP, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kepri, jembatan itu pun ditutup.

Ternyata sejak  selesai dibangun 9 tahun lalu, jembatan yang bernama Sulaiman Badrul Alamsyah itu tidak memiliki anggaran pemeliharaan. Selama ini tidak ada perawatan khusus yang diberikan oleh pemerintah.

“Kondisi tiang penyangga jembatan itu hampir 85 persen rusak parah akibat korosi. Kalau ditanya sebab, sudah pasti karena korosi akibat lama air laut. Serta akibat kesalahan pemeliharaan, karena sejak didirikan tidak ada alokasi anggaran perawatan jembatan.” ungkap Hendrija, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri, Kamis (8/8/2019).

BACA JUGA: Duh, Jembatan II Dompak Tanjungpinang Nyaris Roboh

Hendrija mengatakan selama ini memang tidak dianggarkan. Yang seharusnya dana tersebut dialokasikan untuk pemeliharaan dan perawatannya jembatan.

ADVERTISEMENT

“Kami akan mengerahkan tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) dari Kementerian PUPR untuk melakukan investigasi langsung terhadap kondisi tiang penyangga Jembatan II Dompak,” imbuhnya.

Sementara itu, dana perbaikan jembatan Dompak II akan diakokasikan Pemprov Kepri dalam APBD 2019. Sementara itu, jalur yang menghubungkan Tanjungpinang dan Pulau Dompak itu tetap ditutup untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Sampai pihak Dinas PUPR menemukan solusi untuk memperbaikinya.  
 

Simak video pilihan redaksi berikut ini:


Redaktur : Cahaya

loading...

BERITA LAINNYA