Orchid Forest, Destinasi Digital Penuh Pesona

Penandatangan MoU Co Branding Orchid Forest Cikole
Penandatangan MoU Co Branding Orchid Forest Cikole

Pepohonan pinus yang tumbuh rapi. Lampu-lampu yang menggantung di ketinggian. Jembatan gantung yang gemerlap oleh ratusan lampu. Lampion-lampion beraneka bentuk.

Itulah Orchid Forest, Cikole, Bandung. Setelah di-Branding Wondeful Indonesia oleh Kementerian Pariwisata melalui sebuah MoU Jumat (10/8) lalu, pesona hutan wisata itu sebagai destinasi digital semakin gemerlap saja.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara mengatakan  kerjasama Kemenpar melalui brand Wonderful Indonesia dengan co-branding partner  akan memberi manfaat pada kedua belah pihak.

“Brand Wonderful Indonesia (WI) memiliki posisi tawar tinggi di dunia, dengan melakukan co-branding kita melakukan efisiensi anggaran, co-creation, dan meningkatkan exposure masing-masing brand,” kata Ukus Kuswara.

CEO Orchid Forest Cikole Maulana “Barry” Akbar mengatakan, atraksi di Orchid Forest yang luasnya 12 hektar ini masih fokus pada nature, atau alam, dengan sentuhan man made. Ada lighting yang kalau malam hari bertabur warna-warni cahaya.

loading...

Pesona Orchid semakin kental kala malam. Cahaya warna-warni menyorot ke arah batang-batang pinus yang usianya sudah ratusan tahun. Ada garden of light, instalasi taman lampu yang interaktif, mirip bunga yang berganti-ganti warna.

“Kedepan, akan dipasang sensor gerak dan suara. Jadi ketika orang berjalan-jalan keliling taman lampu itu, akan menyala sendiri di sekitar pergerakan orang,” kata Barry.

Seperti halnya jembatan gantung, taman neon juga menyedot perhatian pengunjung. Neon bulat-bulat yang disusun vertikal yang menjadi penghias suasana malam. “Ada teras paphio, lapangan multifungsi, ada aphitheathre dengan tempat duduk dari kayu untuk menyaksikan atraksi,” kata Barry.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING