Selain Bahasa Isyarat, Komunitas Handai Tuli Pakai Komunikasi Ini

Untuk bisa menyatukan antara anggota yang mampu mendengar dan tidak, Komunitas Handai Tuli mengajarkan cara berkomunikasi yang beragam (foto: Instagram)
Untuk bisa menyatukan antara anggota yang mampu mendengar dan tidak, Komunitas Handai Tuli mengajarkan cara berkomunikasi yang beragam (foto: Instagram)

GenPI.co— Komunikasi lisan atau verbal adalah cara yang dilakukan untuk menyampaikan maksud dan tujuan kepada seseorang. Namun bagaimana caranya saat kita hendak ingin berbicara kepada mereka yang tak mampu mendengar atau tuli? Tenang, Komunitas Handai Tuli punya cara sendiri.

Diungkapkan Rully Anjar, salah satu pencetus komunitas Handai Tuli, untuk bisa menyatukan antara anggota yang mampu mendengar dan tidak, pihaknya mengajarkan cara berkomunikasi yang beragam. Ada yang menggunakan bahasa isyarat ada pula yang memakai verbal bahkan bimodal bilingualism yaitu memiliki kedua cara tersebut (menggunakan salah satu caranya bukan berbicara sambil bahasa isyarat). 

Baca juga:

Komunitas Sadar Wisata Jadi Andalan di Bumi Sriwijaya 

Komunitas Pencinta Cagar Budaya Tanjungpinang Bidik Anak Milenial

“Selain itu, banyak cara komunikasi untuk berinteraksi seperti gambar, gestur bahkan bantuan visual lainnya agar bisa saling memahami. Untuk yang terbaik itu adalah dimana orang tua dapat menyesuaikan kebutuhan komunikasi anak,” ujar Rully kepada GenPI.co belum lama ini.

Untuk mempermudah berkomunikasi dengan meteka yang tuli, kamu pun bisa memulainya dengan menggunakan tanda kepada teman tulimu. Saat ingin berbicara, kamu bisa melambaikan tangan atau menyentuh pundaknya dengan halus. Hal ini akan jadi tanda bahwa kamu berbicara dengan mereka.


Berikutnya, cobalah berdiri di hadapannya agar wajahmu terlihat dengan jelas.


Reporter : Hafid Arsyid

Redaktur : Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

Berita Tentang Mesin Waktu Terbaru dan Terkini Hari ini

KULINER