Kapolda Jabar: Demo Bawa Bensin Dilarang

Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi. (ist)
Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi. (ist)

GenPI.co - Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi mengatakan masih mendalami motif pelemparan bensin oleh pengunjuk rasa di depan Pendopo Cianjur, Jawa Barat, yang mengakibatkan empat polisi luka bakar.

"Kami masih mendalami apakah ada unsur kesengajaan atau tidak. Kami akan proses sesuai prosedur belasan peserta aksi yang sudah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan," kata Rudi, Kamis (15/8/2019).

Rudi menegaskan anarkisme pada demonstrasi tidak diperbolehkan termasuk membakar ban, sehingga petugas memiliki wewenang untuk memadamkan.

BACA JUGA: Demo Mahasiswa Ricuh di Cianjur, 15 Mahasiswa Diamankan

"Namun upaya pemadaman tersebut diwarnai dengan pelemparan bensin yang mengakibatkan anggota kepolisian terbakar. Sehingga kami akan mendalami hal tersebut," katanya.

Terkait korban luka pelemparan bensin rencananya akan dirujuk seluruhnya ke rumah sakit di luar Cianjur. Sedangkan untuk Ajun Inspektur Satu Polisi Erwin yang terluka bakar di atas 70 persen sudah terlebih dulu dirujuk ke RS Kepolisian dr Soekanto di Kramat Jati, Jakarta Timur. Adapun tiga polisi lain yang uka bakar di atas 20 dan 40 persen akan dirujuk ke Bandung.

Sementara hingga malam menjelang, Polres Cianjur masih memeriksa 17 orang  guna mencari pelalu pelemparan bensin yang menyebabkan empat anggota Polres Cianjur terluka bakar. (ANT)

Video populer saat ini:

Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER