Jokowi: Artificial Intelligence Memudahkan Tata Kelola Negara

Presiden Joko Widomo menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang tahunan MPR, Jumat 916/8). (Foto: Antaranews)
Presiden Joko Widomo menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang tahunan MPR, Jumat 916/8). (Foto: Antaranews)

GenPI.co - Penyederhanaan prosedur tata kelola negara sangat diperlukan. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan teknologi artificial intelligence dalam melakukan pekerjaan administrasi. 

Hal itu dikatakan Presiden Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia  di Jakarta, Jumat (16/8). Dengan begitu, jumlah organisasi dan jumlah aparat yang tidak efisien dan tidak relevan bisa dipangkas.

"Organisasi yang tumpang tindih fungsinya harus digabung. Pekerjaan administrasi yang bisa dilakukan oleh komputer, dan oleh kecerdasan buatan Artificial Intelligence, harus mulai dilepas.Sekali lagi manajemen tata kelola serta sistemlah yang harus dibangun," ujar Presiden.

Baca juga:

Di Depan Anggota Dewan, Jokowi Izin Pindahkan Ibu Kota

KH Ma’ruf Amin dan Sejumlah Tokoh Hadiri Sidang Tahunan MPR

Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik tercermin dari prosedur yang cepat dan sederhana. Prosedur-prosedur tersebut membuka ruang terobosan- terobosan, dan mendorong lompatan-lompatan.


"Orientasi kerja pemerintahan, orientasi kerja birokrasi, pelaksana, orientasi kerja birokrasi pengawas, haruslah orientasi pada hasil. Sekali lagi harus berorientasi pada hasil," tegas Jokowi.


RELATED NEWS