Bahaya, Kerang Hijau Teluk Jakarta Tak Layak Dimakan

Kawat ram berisi 20 kg kulit kerang hijau siap ditebar di perairan Teluk Jakarta. Foto: Antara
Kawat ram berisi 20 kg kulit kerang hijau siap ditebar di perairan Teluk Jakarta. Foto: Antara

GenPI.co - Para orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya agar tidak menyantap kerang hijau dari Teluk Jakarta. Pasalnya, kerang hijau asal Teluk Jakarta rentan untuk kesehatan jika dikonsumsi. 

"Kerang hijau di Teluk Jakarta di dalamnya itu mengandung logam berat yang cukup tinggi, tidak baik untuk kesehatan," ujar Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University Profesor Etty Riani, Selasa (15/10). 

Etty telah melakukan penelitian tentang kerang hijau di Teluk Jakarta sejak tahun 2000. Penelitiannya tentang pencemaran kandungan logam berat pada kerang hijau yang meningkat setiap tahunnya.

Pada 2004, Etty telah merekomendasikan kepada Pemda DKI Jakarta bahwa kerang hijau yang ada di Teluk Jakarta tidak layak konsumsi.

BACA JUGA: Memanfaatkan Kerang Hijau untuk Melestarikan Air Laut Jakarta

"Saya juga menghitung berapa jumlah kerang hijau dari Teluk Jakarta yang boleh dimakan supaya terhindar dari penyakit kanker dan degeneratif non kanker, seperti ginjal, stroke, jantung," kata dosen Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP) ini.

Ia mengatakan, satu ekor kerang hijau bila dikonsumsi anak-anak sudah berlebihan sehingga orang tua harus hati-hati mengawasi jajanan anak.


Hal ini karena anak-anak memiliki alat pencernaan yang masih bagus dibandingkan dengan orang dewasa sehingga penyerapan pada makanan lebih bagus termasuk terserapnya logam yang terkandung dalam kerang hijau.


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS