Sibuk Pelantikan Jokowi, Peneliti Ini Temukan Gigi Prasejarah 

Gigi prasejarah yang ditemukan di Situs Yomokho, Kampung Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. (FOTO ANTARA /HO-Balai Arkeologi Papua)
Gigi prasejarah yang ditemukan di Situs Yomokho, Kampung Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. (FOTO ANTARA /HO-Balai Arkeologi Papua)

GenPI.co - Penelitian dari Balai Arkeologi Papua menemukan gigi manusia prasejarah di Situs Yomokho, Kampung Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua

"Gigi manusia prasejarah ini didapatkan dalam ekskavasi pada kedalaman 110 cm," kata Hari Suroto, salah satu arkeolog senior dari Balai Arkeologi Papua, di Kota Jayapura, Minggu (20/10).

Berdasarkan analisis Marlin Tolla dari Max Planck Institute Jerman, kata Hari, yang merupakan alumnus Universitas Udayana Bali itu, gigi yang ditemukan berdasarkan bentuk mahkota dan akarnya merupakan gigi manusia prasejarah.

"Dari susunan sedikit enamel hingga ke dentin, lebih ke molar bagian atas. Tapi dari sisa mahkotanya menunjukkan ukuran mahkota tidak terlalu tinggi serta ukuran bagian akar yang pendek, hal ini adalah molar ketiga bagian atas," katanya.

BACA JUGA: Bule Denmark Merusak Pelinggih Dewa di Bali, Ini Kata Polisi… 

Situs Yomokho, kata dia, merupakan situs hunian neolitik di tepi Danau Sentani, Kabupaten Jayapura. Dalam penelitian ini, selain ditemukan gigi manusia, juga ditemukan pecahan gerabah, tulang, gigi babi, tulang ikan, arang, kapak batu, dan alat batu tokok sagu.

"Berdasarkan data arkeologi yang ditemukan menunjukkan bahwa pada masa lalu, manusia yang tinggal di Situs Yomokho mengolah dan mengonsumsi sagu," katanya.


Kapak batu, kata dia, untuk menebang pohon sagu, alat batu untuk menokok sagu, dan gerabah digunakan sebagai wadah untuk mengolah sagu menjadi papeda.


Redaktur : Tommy Ardyan

RELATED NEWS