Apa Salahnya Pejabat Ucapkan Salam Semua Agama? Kenapa Dilarang?

Sekjen Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas menilai sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur melarang pejabat menggunakan ucapan salam pembuka semua agama bentuk kehati-hatian. Foto: Rivan Awal/Antara
Sekjen Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas menilai sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur melarang pejabat menggunakan ucapan salam pembuka semua agama bentuk kehati-hatian. Foto: Rivan Awal/Antara

GenPI.co - Sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur melarang pejabat menggunakan ucapan salam pembuka semua agama menimbulkan pro dan kontra.

MUI Pusat menilai imbauan itu merupakan anjuran agar pejabat muslim berhati-hati mengenai akidah.

BACA JUGA: Zaman Edan! Muncul Fenomena Lelaki Berhijab, Begini Respons MUI

Sekjen Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas mengatakan, muslim harus berhati-hati saat berdoa agar tidak melanggar ketentuan.

Menurut Anwar, muslim yang berdoa hanya meminta pertolongan kepada Allah SWT.

"Tidak boleh kepada lainnya," kata pria yang karib disapa Buya Anwar itu, Senin (11/11).

Anwar menilai imbauan MUI Jatim itu sudah tepat dan sesuai dengan ketentuan Alquran serta hadis.


Dia menambahkan, muslim meyakini bahwa yang bisa mengabulkan doa hanya Allah SWT.


Redaktur : Ragil Ugeng

RELATED NEWS