Dahulu Pak Harto Minta TNI Menggiring Gajah, Pak Jokowi Bisa Apa?

Bangkai Gajah Sumatera liar bernama Dita saat ditemukan mati di Balai Raja Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (7/10). (ANTARA/HO-RSF)
Bangkai Gajah Sumatera liar bernama Dita saat ditemukan mati di Balai Raja Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (7/10). (ANTARA/HO-RSF)

GenPI.co - Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin diminta lebih memerhatikan masalah perlindungan satwa.

Menurut Chairman Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Protection of Forest & Fauna (Profauna) Rosek Nursahid, isu-isu perburuan dan perdagangan satwa makin menunjukkan kondisi yang sudah kritis. 

BACA JUGA: Viral Permainan Forest, Tes Kepribadian untuk Kamu dan Pasanganmu

Rosek mengambil contoh satwa burung, beberapa jenis tertentu hampir punah karena kurangnya perhatian dari pemerintah.

Permasalahan perlindungan satwa memang terus berkembang dan makin membutuhkan perhatian khusus.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Kabar Terkini: Wapres Ma'ruf Amin Membeber Jabatan Ahok di BUMN

“Lihat saja perburuan, penangkapan, dan perdagangan satwa liar yang dilindungi makin masif. Ini mengancam ekosistem flora dan fauna yang menjadi perhatian global,” katanya di Jakarta, Jumat (15/11).

Menurut Rosek sebenarnya komitmen pemerintah dalam melindungi satwa sudah menjadi perhatian khusus di zaman Presiden Soeharto. 


Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING