Update BNPB Gempa Maluku Utara: 36 Bangunan Rusak, 3 Orang Luka 

Aktivitas di Ternate pada Jumat (15/11/2019) berangsur normal setelah gempa M 7,1 melanda Maluku Utara pada Kamis, 15 November 2019 (foto: Antara)
Aktivitas di Ternate pada Jumat (15/11/2019) berangsur normal setelah gempa M 7,1 melanda Maluku Utara pada Kamis, 15 November 2019 (foto: Antara)

GenPI.co - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan hingga hari ini, Sabtu (16/11/2019) tercatat 36 bangunan rusak ringan akibat gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 di Maluku Utara.

Jumlah tersebut bertambah dibandingkan data yang dikumpulkan BNPB hingga Jumat (15/11/2019), yaitu sebanyak 19 bangunan rusak ringan.

BNPB juga mencatat tiga orang di Maluku mengalami luka ringan, karena tertimpa batu bata dari dinding rumah yang rusak akibat guncangan gempa.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Jumat mendeteksi 150 gempa susulan di Laut Maluku, setelah gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis malam (14/11/2019).

Pada Kamis (14/11/2019) pukul 23.17 WIB gempa dengan magnitudo 7,1 terjadi di 134 km barat laut Jailolo pada kedalaman 73 km. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami terkait gempa itu dan mencabutnya pukul 01.45 WIB pada Jumat (15/11/2019).

ADVERTISEMENT

BMKG mengemukakan delapan dari 150 gempa susulan tersebut getarannya dirasakan oleh warga.

Dari 150 gempa susulan yang terjadi di Laut Maluku, ada 68 gempa bumi dengan magnitudo 4, sebanyak 69 gempa bumi dengan magnitudo 4 sampai 5, dan 14 gempa bermagnitudo di atas 5.

Simak video menarik berikut:


Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Special Needs Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING