Gawat! BUMN di Kementerian Erick Thohir Banyak yang Sakit

Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga saat menyampaikan keterangan di Kementerian BUMN, Jakarta pada Selasa (18/11/2019). ANTARA/Aditya Pradana Putra
Staf khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga saat menyampaikan keterangan di Kementerian BUMN, Jakarta pada Selasa (18/11/2019). ANTARA/Aditya Pradana Putra

BUMN di bawah kementerian yang dinakhodai Erick Thohir rupanya banyak yang sakit. Dari catatan Perusahaan Pengelola Aset (PPA), ada 10 perusahaan yang sedang diperbaiki neracanya. Evaluasi dan konsolidasi akan segera dilakukan Kementerian BUMN untuk memperbaiki neraca keuangan perusahaan yang sakit.

BACA JUGA: Erick Thohir ‘Cuci Gudang’, Eselon I Hilang dari Orbit

"Ini akan dikonsolidasikan, artinya kita lagi melihat mana yang bisa digabung. Kalau rugi dan bukan core bisnisnya serta tidak menguntungkan harus dievaluasi ulang. Kalau bisa ditutup maka ditutup saja," kata Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Rabu (20/11).

Dari paparan Arya, keberadaan anak, cucu, dan cicit perusahaan BUMN banyak yang dibuat tanpa dasar yang jelas.

BACA JUGA: Wajah Baru Kementerian Erick Thohir Kece Juga

"Bayangkan kemarin di data ada 11 perusahaan air minum di bawah BUMN," ujar Arya.

Berdasarkan catatan PPA, ada 10 perusahaan yang tengah diperbaiki neracanya.
Berikut BUMN yang tengah 'Sakit':
PT Kertas Leces.
PT Merpati Nusantara Airlines.
PT Industri Gelas.
PT Industru Sandang Nusantara.
PT Survai Udara Penas.
PT Dirgantara Indonesia.
PT PAL Indonesia.
PT Nindya Karya.
PT Industri Kapal Indonesia.
PT Kertas Kraft Aceh. (ant)


Simak video berikut ini:


Redaktur : Agus Purwanto

RELATED NEWS

Berita Tentang I Dont Hate Monday Terbaru dan Terkini Hari ini

KULINER