Lonjakan Kunjungan Wisata Saat Pertemuan IMF-WB

Desa Panglipuran, Bali, salah satu tujuan wisata peserta pertemuan IMF-WB. (Foto: Oknusantara)
Desa Panglipuran, Bali, salah satu tujuan wisata peserta pertemuan IMF-WB. (Foto: Oknusantara)

Pertemuan AM IMF-WB 2018 di Bali diklaim menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang begitu besar. Hingga Sabtu (13/10) tercatat 36.619 orang Menghadiri pertemuan tersebut. Torehan ini hampir dua kali lipat di atas asumsi pemerintah sebelumnya yakni 19.000 orang.

“Pastilah dampak pertumbuhan ekonomi Bali lebih dari 6,54%. Ini akan menempatkan angka pertumbuhan ekonomi Bali berada diatas pertumbuhan ekonomi nasional,” terang Luhut Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Padjaitan, Minggu (14/10)

Menurut Luhut, salah satu penyumbang ekonomi terbesar datang dari sektor pariwisata. Sebagian peserta disinyalir melanjutkan kunjungannya di Bali untuk berwisata.

“Turis asing hampir 3.000 orang yang pergi ke berbagai tempat, ada yang ke Bali, Lombok, Mandalika, Gili Trawangan, ada juga yang pergi ke Labuan Bajo, Komodo, malah ke kampung saya juga ada ke Toba sana,” terang Menko Luhut

Hal ini juga diamini Gubernur Bali I Wayan Koster. Menurutnya pariwisata Bali benar-benar panen besar. Dimana Bali dikunjungi wisatawan dari 189 negara dalam satu kesempatan. Belum lagi penambahan infrastuktur yg begitu pesat bagi Bali.

ADVERTISEMENT

“Saya monitor sekarang ini sebagian delegasi ini ada di Bangli di desa kuno di Penglipuran, ada ke Ubud, ada ke Kintamani, ada ke Tanah Lot. Jadi ke mana-mana. Jadi selain menikmati suasana pertemuan juga menikmati destinasi wisata. Ini manfaat langsungnya,” ungkap I Wayan Koster.

Dampak besar pertemuan IMF-WB di Bali pada sektor pariwisata membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya sumringah. Ia mengatakan, momentum ini harus dimanfaatkan bersama-sama dengan baik. Bukan hanya saat pelaksanaannya saja, tapi juga sesudahnya.

“Agenda ini juga bisa jadi contoh bagi daerah lain dalam membuat wisata MICE. Indonesia punya banyak kelebihan dibidang ini. Keberhasilan penyelenggaraan AM IMF-WB adalah buktinya," ungkap Menpar.


loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING