Bikin SIM Nggak Bisa Titip Lagi ya, Sudah Ada E-Drives

Peserta menunjukkan E-Drives saat melakukan uji praktik SIM di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa (10/12/2019). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp
Peserta menunjukkan E-Drives saat melakukan uji praktik SIM di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa (10/12/2019). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp

GenPI.co - Ujian praktik SIM sudah menggunakan sistem komputer. Bentuknya electronic driving system (e-Drives). Saat ini, e-Drives sudah digunakan. Dengan metode ini, pembuatan SIM kini sudah tak bisa titip-titip lagi. 

Ruang gerak calo SIM makin sempit. Semua penilaian menggunakan komputer. Dengan sistem e-Drives, ujian praktik SIM tak lagi menggunakan penilaian manual, tetapi sistem komputerisasi.

BACA JUGA: Cara Hindari Razia Antimainstream, Pria Ini Tempel SIM di Helm

Petugas lapangan yang sebelumnya berfungsi untuk mengawasi dan memberikan penilaian digantikan perannya oleh empat buah sensor.

Keempat sensor itu terdiri dari RFID (Radio Frequency Identification), passive infrared, vibration sensor, dan ultrasonic, yang memiliki masing-masing fungsi.

BACA JUGA: Dijamin Senang Ditilang Kalau Polisinya Cantik Seperti Ini

Itu artinya, penilaian kelulusan dalam ujian pembuatan SIM sudah tidak bisa dilakukan secara subjektif. Semua terekam langsung oleh CCTV dan masuk ke dalam sistem yang dapat dilihat secara realtime melalui komputer.


Kesalahan yang dilakukan peserta dalam ujian SIM semua terpantau dan terlihat di dalam komputer. Bila gagal, peserta tidak bisa melakukan protes ketika terbukti melakukan kesalahan dalam proses ujian. (ant)


Redaktur : Agus Purwanto

RELATED NEWS

Berita Tentang Rabu Seru Terbaru dan Terkini Hari ini

KULINER