Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata

Menpar Ajak Arsitek Ikut Sayembara Desain Pusat Cenderamata

Menpar Ajak Arsitek Ikut Sayembara Desain Pusat Cenderamata - GenPI.co
Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Foto: Google Image)

Ini event keren buat para arsitek.  Namanya Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata. Total hadiahnya fantastis. Mencapai Rp 1 miliar. Buruan kirim karya kalian.

Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata adalah hasil kerja bareng antara Kementerian Pariwisata dengan Propan, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dan BRI.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, juga tidak ragu mengajak para arsitek dan desain interior terbaik Tanah Air untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

“Destinasi pariwisata Indonesia sudah sangat menarik dengan atraksinya. Untuk itu, Saya mengajak para arsitek dan interior desainer di seluruh indonesia, untuk berpartisipasi dalam Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata. Lomba ini akan melibatkan 10 destinasi pariwisata prioritas di Indonesia,” tutur Menpar dalam unggahan video di akun Instagramnya, Sabtu (3/11).

Kesepuluh destinasi prioritas itu adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu – Kota Tua (DKI Jakarta), Borobudur (Jawa Tengah), Bromo-Tengger–Semeru (Jawa Timur), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku).

Peresmian Sayembara Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018 sendiri telah dilakukan di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, 5 Oktober silam.

Sedangkan pendaftaran dilakukan mulai 16 Oktober. Buat kalian, batas untuk menyerahkan karya adalah 16 November. Selanjutnya, karya kalian akan diverifikasi pada 21 November. Penjurian final 27 November. Hasil sayembara diumumkan 30 November. Untuk aturan main sayembara, silahkan kunjungi website arsitekturnusantara.propanraya.com

“Dengan hadiah total mencapai Rp1 miliar, saya berharap muncul gagasan terbaik. Bagaimana menampilkan arsitekstur dan tata pamer kerajinan souvenir dan oleh-oleh yang bernuansa modern. Namun, sarat kearifan lokal,” katanya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara