Aksi Tari Gandrung dalam Air Membuat Takjub Wisatawan

Aksi Tari Gandrung dalam Air Membuat Takjub Wisatawan - GenPI.co
Aksi Penari Gandrung di kedalaman air

Sekarang Slamet Dharjo bisa bernapas lega. Usahanya selama dua bulan terakhir nggak sia-sia. Dua belas penarinya berhasil menunaikan tugas menari Gandrung di bawah air. Para pengunjung yang menyaksikan tampak takjub. Slamet pun happy.

"Alhamdulillah lancar wisatawan terhibur. Latihan selama 2 bulan terbayar sudah. Ini merupakan kerja keras bersama untuk terus mengembangkan pariwisata Banyuwangi," ujar Slamet dengan wajah yang tampak gembira.

Tari gandrung di bawah air ini merupakan satu dari acara dalam Bangsring Underwater Festival 2018, Rabu (4/4). Ada 12 penari yang melakukan aksi itu. Walau pun dilakukan dibawah laut unsur budayanya sangat kental terlihat. Para penari memakai kostum tari lengkap dengan Selendang, Omprog dan kipas. Begitu juga 8 umbul-umbul pria. Alat musik Kenong dan Gong pun tak lupa dihadirkan.

"Untuk kostumnya pun kita modifikasi. Seperti selendang kita berikan pemberat timah dan kipas diikat ke rompi selam. Omprog juga kita modifikasi dari bahan kedap air," terang Slamet yang juga pelatih Festival Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnaval ini.

Slamet mengungkapkan, para peserta tari merupakan mahasiswa Universitas Banyuwangi yang telah memiliki sertifikasi diving. Tercatat 55 orang mahasiswa Universitas Banyuwangi terlibat di gelaran tersebut.

"Awalnya penari yg kita ajari selam. Karena terkendala banyak hal terutama teknik menyelam, akhirnya para penyelam ini yang diajari tari," ungkap Slamet.

Bagi yang masih ingin mengalami keseruan di Basring Underwater Festival 2018,  masih ada waktu, kok. Festival ini masih akan menampilkan beragam atraksi unik hingga 6 April 2018. Dari mulai "Nemo Dancing" (pengamatan ikan Nemo selama 48 jam), pendidikan bahari, lomba kano, lomba lari sisir pantai, lomba mancing hingga fotografi bawah air.

Berita Selanjutnya

GenPI.co Nusantara

Jatim Jogja Bali Banten