Mal dan Bandara Dibuka tapi Masjid Ditutup, Alasannya Ternyata…

Menkopolhukam Mahfud MD. ANTARA/Boyke Ledy Watra.
Menkopolhukam Mahfud MD. ANTARA/Boyke Ledy Watra.

GenPI.co - Ada yang tahu alasan mengapa mal dan bandara dibuka tapi masjid ditutup saat PSBB? Bukankah mal dan bandara bisa memicu berkumpulnya orang banyak? Hal-hal yang berpotensi melanggar protokol kesehatan?

Soal ini, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, buka suara. Dia menjelaskan alasan pemerintah mengizinkan mal dan bandara tetap buka di tengah pandemi COVID-19. 

BACA JUGA: Di Korea Utara, Si Cantik Ini Langgar Semua Aturan Kim Jong Un

“Kenapa masjid ditutup, mal-mal itu kok dibuka? Saya kira yang dibuka itu bukan melanggar hukum juga karena memang ada sektor atau 11 sektor tertentu yang oleh undang-undang boleh dibuka dengan protokol,” kata Mahfud dalam keterangan persnya yang disiarkan di channel YouTube Sekretariat Presiden.

1. Bandara dibuka untuk transportasi orang-orang yang dikecualikan

loading...

Bandara diizinkan beroperasi untuk melayani kelompok masyarakat yang hendak bepergian sesuai dengan ketentuan PSBB. Yang dikategorikan boleh bepergian seperti pimpinan tinggi lembaga, petugas penanganan COVID-19, TNI-Polri dan pihak-pihak yang berhubungan dengan logistik.

"Bandara untuk mengangkut orang-orang dengan tugas dan syarat tertentu dibuka, (kalau ada) yang melanggar juga ditindak," tutur Mahfud.

BACA JUGA: China vs Amerika, Xi Jinping Bikin Trump Mati Gaya


Redaktur : Agus Purwanto

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Dear Diary Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING