Presiden Joko Widodo Apresiasi Penanganan Covid-19 di Jawa Barat

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberi arahan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar dalam rapat koordinasi di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberi arahan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar dalam rapat koordinasi di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden

GenPI.co - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengapresiasi penanganan covid-19 di Jawa Barat yang dinilai terkendali.

Dari laporan level kewaspadaan periode 3 - 9 Agustus 2020, tidak ada lagi Zona Merah atau daerah Risiko Tinggi di Jabar.

BACA JUGAPangandaran Diusung Jadi Destinasi Unggulan Jabar Pascapandemi

Rinciannya, pada periode tersebut 14 kabupaten/kota termasuk ke dalam Zona Oranye (Risiko Sedang) dan 13 kabupaten/kota masuk Zona Kuning (Risiko Rendah).

Sementara di level kecamatan, hingga 5 Agustus lalu, terdapat 228 kecamatan atau sekitar 36 persen merupakan Zona Hijau.

loading...

Meskipun masih terdapat kenaikan kasus terkonfirmasi di sejumlah daerah, rata-rata angka Reproduksi Efektif (Rt) covid-19 di Jabar pada 28 Juli - 9 Agustus berada di angka 0,86.

"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada gubernur dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam mengendalikan covid-19 di Jawa Barat sehingga kondisi-kondisi yang ada bisa dikendalikan," ucap Presiden di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).

Menurut Jokowi, rata-rata semua wilayah sudah pada posisi (zona kewaspadaan) Kuning dan Hijau.


Redaktur : Irwina Istiqomah

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING