Ridwan Kamil Usul kepada Presiden untuk Tingkatkan Rasio Tes PCR

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memberikan laporan terkait penanganan covid-19 di Jabar dalam rapat koordinasi bersama Presiden RI Joko Widodo di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020). Foto: Rizal/Humas Jabar
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memberikan laporan terkait penanganan covid-19 di Jabar dalam rapat koordinasi bersama Presiden RI Joko Widodo di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020). Foto: Rizal/Humas Jabar

GenPI.co - Kelemahan Provinsi Jawa Barat dalam penanganan pandemi covid-19 adalah terkait pengetesan (testing) melalui uji usap (swab test) metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rapat koordinasi Gugus Tugas Jabar bersama rombongan presiden di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).

BACA JUGATerima Bantuan dari IKEA, Hubungan Jabar-Swedia Makin Harmonis

"Kelemahan kami hanya di testing PCR. Walaupun sudah terbanyak se-Indonesia di luar DKI Jakarta, tetapi tetap (untuk) mengejar rasio 50 juta (penduduk) kami keteteran," ucapnya saat memberi laporan kepada Presiden.

Untuk itu, Ridwan Kamil menyampaikan dua usulan agar rasio pengetesan PCR di Jabar dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia bisa ditingkatkan.

loading...

Pertama, membuka opsi kerja sama dengan pihak swasta baik dalam hal sumber daya manusia (SDM) maupun peralatan. 

Dengan keterbatasan kapasitas pengujian di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jabar, ia mengusulkan untuk menggunakan layanan pay per service PCR dari swasta.

Menurut pria yang disapa Emil, pihaknya bisa menaikkan statistik (tes) dengan kerja sama swasta.


Redaktur : Irwina Istiqomah

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING