Catat, ini Kalender Event Wisata Jateng

Ritual pemotongan rambut gimbal di sela Dieng Culture Fest (DCF) merupakan salah satu event wisata andalan Jateng. (Foto: Gus)
Ritual pemotongan rambut gimbal di sela Dieng Culture Fest (DCF) merupakan salah satu event wisata andalan Jateng. (Foto: Gus)

Sepanjang 2019, sebanyak 17 festival budaya akan digelar di Jawa Tengah. Menurut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng Nugroho, belasan festival itu masuk dalam kalender event pariwisata. Festival akan menampilkan simbol, ritus sosial yang menyuguhkan karakter budaya sebagai identitas lokal.

"Selain itu, kami juga ada delapan festival yang berkaitan dengan ritus waktu peralihan, dan 45 festival yang mewakili keragaman budaya Jawa Tengah," terangnya.

Dijelaskan, pelaksanaan festival dilakukan berdasarkan bulan pelaksanaanya. Adapun di bulan Maret 2019 setidaknya ada 10 event, April 9 event, Mei ada 6 event, Juni ada 8 event, Juli ada 8 event, Agustus ada 15 event, September ada 9 event, Oktober ada 11 event, November ada 7 event, kemudian Desember ada 17 event.

Baca juga: Pemprov Jateng Targetkan 1,2 Juta Wisatawan Mancanegara

Dari total 70 event tersebut, masih ada event lain yang diadakan oleh pihak swasta yang tidak masuk dalam kalender event Disporapar. Diakui beberapa event ada yang sudah ditetapkan tanggalnya, tapi ada pula yang masih berdasar prakiraan bulan pelaksanaan. "Setidaknya ada 300-an event yang ada di Jawa Tengah. Karena ada beberapa event yang diadakan pihak swasta," imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Disporapar Jateng juga akan menggelar program Jateng Wow 2019. Tujuan diadakannya program ini untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah di saat low season. "Kami akan mengundang berbagai stakeholder pariwisata untuk melakukan promosi destinasi wisata di Jawa Tengah supaya berkelanjutan," katanya.

Langkah konkrit yang akan dilakukan Disporapar Jateng yakni menerapkan paket potongan harga secara bersamaan dari jasa akomodasi, jasa kuliner, dan jasa trasnportasi (Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, NAM Air, dan PT KAI.

"Kami juga mendorong adanya tambahan insentif berupa free shuttle service dari hotel ke destinasi wisata. Lalu menjual paket wisata dengan harga khusus oleh DPD ASITA dan DPD ASPPI Jateng," terangnya.

Peserta yang akan mengikuti program ini yakni 107 hotel dan resort, 12 restoran, 31 daya tarik wisata, 24 biro perjalanan, dan 5 perusahaan penyedia jasa transportasi. "Semua harus saling bersinergi supaya wisata di Jateng semakin dikenal masyarakat Indonesia," pungkasnya. 

Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER