Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah , Ikon Baru Kota Pekanbaru

Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah menyebrangi Sungai Siak Pekanbaru. (Foto: Heru)
Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah menyebrangi Sungai Siak Pekanbaru. (Foto: Heru)

Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim meresmikan Jembatan Siak IV di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (14/2). Peresmian jembatan yang diberi nama Sultan Abdul Jalil Alamuddin atau Marhun Bukit menambah ikon Kota Pekanbaru.

Menurut Thamrin jembatan Marhum Bukit selain menjadi penghubung ekonomi rakyat, keberadaannya juga akan menjadi ikon kota Pekanbaru, dengan didukung sejarah dan keindahan sungai Siak.

“Sejarah itu kini terukir lagi, jembatan yang menjadi penghubung antara dua titik ini, langsung berdepan-depan dengan jalan protokol Sudirman. Semoga jembatan ini mampu menggerakan roda perekonomina rakyat dan menjadi ikon kota Pekanbaru,” kata Thamrin.

Baca juga: Tiket dan Bagasi Kemahalan, 730 Jadwal Penerbangan Pekanbaru Batal

Pembangunan Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah dimulai sejak tahun 2009 berlanjut hingga tahun 2013. Pada tahun 2014 hingga 2016 proses pembangunan jembatan ini sempat mangkrak. Kemudian dilanjutkan kembali pada tahun 2017 hingga 2018.

“Sejak 10 tahun pembangunan jembatan ini sudah “menapak” di ujung jalan Sudirman Pekanbaru. 10 tahun pula masyarakat berdoa agar jembatan ini segera diselesaikan. Karena disadari jembatan ini memang menjadi penghubung antara satu titik ke titik lainya,” tegasnya.

Panjang jembatan ini 800 meter, terdiri dari main span 155 meter, lebar 20,7 meter, Approach Span 540 meter, lebar 18,5 meter. Menggunakan kontruksi beton dengan mutistrand, steel deck girder. Jumlah kabel 14 titik, terpasang di hulu dan hilir jembatan.

Nama Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah merupakan pendiri kota Pekanbaru (1766-1782). Beliau juga merupakan Sultan IV kerajaan Siak. Adalah putra sulung yang dipertuan Raja Kecik gelar Sultan Abdul Jalil Rachmad Syah pendiri kerajaan Siak, tahun 1723 di kota Buantan.

Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Hafid Arsyid
Reporter
Hafid Arsyid

KULINER