Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Kerusakan & Pelanggaran HAM di Sektor Pariwisata Dibahas Tuntas Dalam Diskusi Ini

Hak Asasi.id gelar diskusi bahas sejumlah persoalan di sektor pariwisata.
Hak Asasi.id gelar diskusi bahas sejumlah persoalan di sektor pariwisata.

HakAsasi.id menyelenggarakan sebuah diskusi bertema pariwisata untuk mencegah kerusakan dan pelanggaran HAM di sektor pariwisata di Indonesia. Diskusi ini digelar di ruang belajar KeKini, Jakarta Pusat, Sabtu 16 Februari 2019 Hakasasi.id merupakan platform riset berbasis dunia maya, perluasan realita, yang dipenuhi data dan informasi terkait hak asasi manusia di Indonesia.

Diskusi yang membahas sejumlah persoalan sosial dan lingkungan yang terjadi sebagai dampak pembangunan sektor pariwisata ini diisi oleh dua pembicara, yakni Manager Kampanye Perkotaan, Tambang dan Energi Walhi, Dwi Sawung dan Documentarian WatchDoc, Dandhy Dwi Laksono.

Dalam paparannya, Dwi Sawung menjelaskan bahwa pariwisata yang baik adalah pariwiata yang memperhatikan batas daya tampung dan daya dukung lingkungan di suatu kawasan. Walhi sendiri sudah memiliki ukuran tersendiri untuk menghitung daya dukung dan daya tampung suatu kawasan.

“Fungsi lingkungan itu berbeda-beda, ada yang menonjolkan fungsi alam, budaya, ekonomi dan sebagainya. Untuk pariwisata alam sebaiknya dibuat alami tanpa mengubah bentuk kawasan tersebut. Dan yang terpenting sebenarnya adalah tidak melewati batas daya tampung dan daya dukung suatu lingkungan,” papar Sawung.

Sementara itu, Documentarian WatchDoc, Dandhy Dwi Laksono menjelaskan bahwa potensi kerusakan dan pelanggaran HAM muncul akibat program pembangunan jangka pendek yang dinilainya terlalu cepat. Menurutnya, pembangunan kawasan pariwisata, khususnya lokasi wisata baru, harus dilakukan secara gradual.

“Pembangunan suatu kawasan wisata seharusnya dilakukan secara gradual dan dengan kajian yang mendalam, bagaimana masyarakatnya, budayanya, daya dukung lingkungannya, dan apa potensinya”, ungkap Dandhy.

Selain menjelaskan berbagai persoalan sosial dan lingkungan terkait pariwisata, dalam diskusi ini juga diputar beberapa video dokumenter yang mengungkapkan kasus-kasus pelanggaran HAM akibat pembangunan kawasan pariwisata yang terlalu sektoral dan tidak memperhatikan dampak sosial, budaya dan lingkungan.

Dalam akhir diskusi, Sawung dan Dandy mengutarakan harapannya untuk pembangunan pariwisata di masa mendatang. Pada dasarnya dalam setiap program pembangunan pasti memiliki dampak yang tak diharapkan dan diluar kendali pemerintah.  Namun mereka berharap, semoga kedepannya pembangunan di sektor pariwisata bisa lebih memperhatikan berbagai aspek kehidupan masyarakat, untuk meminimalisir dampak negatif yang muncul akibat pembangunan kawasan wisata.


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Fini Auliany

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING