Usai Nyepi, Turis Mulai Kunjungi Destinasi Wisata

Usai Nyepi, Turis Mulai Kunjungi Destinasi Wisata - GenPI.co
Acara keagamaan jelang Nyepi (foto: Heru Maindikali)

Aktivitas warga di Bali berangsur normal pada Jumat pagi (8/3), setelah umat Hindu selesai menjalankan Catur Brata Penyepian Hari Raya Nyepi yang telah dilaksanakan selama 24 jam sejak pk. 06.00, Kamis (7/3).

Seperti halnya di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, aktivitas di tempat ini telah pulih setelah pukul 06.00 Wita. Jalanan yang yang pada saat Hari Raya Nyepi tampak lengang, mulai tampak dilewati oleh sejumlah pengendara dan pejalan kaki, seperti dikutip Antara, Jumat (8/3).

Tak hanya umat Hindu yang selesai menjalankan Brata Penyepian, warga beragama lain yang selama satu hari kemarin berada di dalam rumah, tampak telah mulai keluar rumah.

Selain itu, wisatawan dan tamu hotel yang pada saat Hari Raya Nyepi berada dalam kawasan hotel, juga mulai tampak keluar hotel menikmati suasana pagi di sekitar hotel.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang tidak beroperasional 24 jam penuh selama Hari Raya Nyepi kemarin, terpantau juga sudah mulai dipadati oleh penumpang pesawat yang datang maupun yang akan meninggalkan Pulau Dewata.

Meskipun aktivitas warga setelah Nyepi sudah mulai normal, suasana Hari Raya masih sangat terasa di wilayah Bali. Hal itu karena pada hari ini umat Hindu di Bali memasuki "Ngembak Geni" atau yang berarti bebas menyalakan api.

Bendesa Adat Tuban, I Wayan Mendra menjelaskan, sebagian besar umat Hindu memanfaatkan Hari Ngembak Geni untuk melakukan Dharma Santi Nyepi atau saling bersilaturahmi.

"Sama seperti umat muslim yang bersilaturahmi saat Idulfitri, kami saat Ngembak Geni setelah menjalani Catur Brata Penyepian juga melakukan silaturahmi dengan keluarga dan teman-teman," katanya

Tonton video ini:

GenPI.co Nusantara

Jatim Jogja Bali Banten