Novel Gone Girl: Sadis, Romantis, dan Penuh Teka Teki

Novel Gone Girl: Sadis, Romantis, dan Penuh Teka Teki - GenPI.co
Novel Gone Girl (sumber foto: pinterest)

Nick pulang dan memanggil polisi, namun sayangnya mereka malah balik mencurigainya. Sebab, banyak kejanggalan yang muncul dari hasil penyelidikan. 

Tak ada laporan keributan dari para tetangga, jejak darah yang terciprat di beberapa kompartemen rumah, dan buku harian Amy yang ditemukan hangus di perapian. 

Nick terduduk  diam dan kebingungan malam itu. Ia tak tahu apa yang tengah terjadi pada Amy.

Pagi tadi Amy masih baik-baik saja, membuatkan crepes di dapur. Akan tetapi, sesuatu yang normal terkadang menyimpan sejuta kebohongan. Mereka sama sekali tidak baik-baik saja dan banyak petunjuk tersimpan di pelosok rumah.

Cerita yang sangat sederhana. Di satu sisi, “Gone Girl” memang disimpulkan semudah itu, tapi di jenjang selanjutnya, pernikahan tidak lah semudah masa-masa pacaran. Perlu pengorbanan, komitmen, dan tanggungjawab.

Gone Girl juga didukung dengan latar yang sangat nyata. Gillian Flynn mengambil latar kejadian perkara pada Kota Carthage, Missouri. Kota kecil dengan tetangga yang akrab satu sama lain. 

Namun, sebelumnya ia membuka pertemuan Nick dan Amy di New York, kota para individualis yang penuh glamor, kepuasan, dan harga diri. 

Semua itu yang membuat cerita ini semakin meyakinkan pembaca untuk menghujat Nick.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara