Fenomena Equinox Muncul, Siap-Siap Indonesia Diserbu Turis Asing

Saat matahari berada di khatulistiwa akan menyuguhkan warna senja yang lebih menawan untuk diamati dan difoto
Saat matahari berada di khatulistiwa akan menyuguhkan warna senja yang lebih menawan untuk diamati dan difoto

Genpi.co — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan akan muncul fenomena alam Equinox Pada tanggal 21 Maret 2019 dan tanggal 23 September 2019. Equinox merupakan fenomena alam biasa yang hadir tiap tahun. 

Saat fenomena terjadi, dapat dibuktikan dengan benda yang tidak memiliki bayangan. Artinya, matahari tepat berada di atas khatulistiwa. Momen ini pun dimanfaatkan oleh para turis asing untuk berjemur di pantai. Sementara bagi turis lokal, biasanya mereka memanfaatkan untuk bermain air seperti renang dan berburu ombak. Fenomena ini muncul pada siang hari hingga waktu senja.

“Equinox adalah pergerakan semu matahari tahunan. Ini adalah salah satu fenomena astronomi dimana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September,” kata Fatuhry Syabani, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Baubau, Sulawesi Tenggara, Minggu (17/3/2019).

Banyak isu yang beredar saat menjelang Equinox, salah satu isu yang selalu beredar peningkatan suhu yang mencapai 40 derajat Celcius.

Dalam situsnya, BMKG pernah menjelaskan fenomena ini tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis, rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia mencapai 32-36 derajat Celcius.

Equinox bukan merupakan fenomena seperti HeatWave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama.

Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Landy Primasiwi
Reporter
Landy Primasiwi

KULINER