KEK Likupang untuk Sektor Wisata, Sumbang Devisa Rp 22,5 Triliun

Presiden Jokow Widodo saat meninjau KEK Likupang, Minahasa Utara. (ist)
Presiden Jokow Widodo saat meninjau KEK Likupang, Minahasa Utara. (ist)

GenPI.co - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan menerima usulan Tanjung Pulisan-Likupang yang terletak di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara sebagai KEK sektor pariwisata.

“Iya kalau Likupang untuk pariwisata sedangkan Kendal KEK yang spesifik untuk beberapa komoditi ekspor,” katanya saat ditemui di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Project Development Head PT. Minahasa Permai Resort Development (MPRD) Paquita Widjaya menuturkan usulan pembentukan KEK Likupang dapat diterima karena pihaknya telah melengkapi seluruh dokumen persyaratan termasuk sudah menguasai lahan dengan status SHGB seluas 155 hektare dan SHM seluas 42,4 hektare.

BACA JUGA: Maret ini, KEK Likupang Akan Diresmikan

Paquita melanjutkan, pihaknya berkomitmen untuk menanamkan investasi dalam rangka pengembangan kawasan sebesar Rp2,1 triliun dan investasi pelaku usaha ditargetkan sebesar Rp5 triliun.

Selain itu di KEK Likupang juga akan dibangun resort, akomodasi, entertainment dan MICE sedangkan untuk luar area KEK akan dikembangkan Wallace Conservation Center dan Yacht Marina.

“Kalau tenaga kerja yang akan terserap kita targetkan sebanyak 65.300 orang,” ujarnya.


Ia memperkirakan berdasarkan  perhitungan pengusul, KEK Likupang dapat meningkatkan serapan wisatawan mancanegara di Sulawesi Utara sebesar 162 ribu orang pada tahun 2025 yang merupakan 16 persen dari target yang ditetapkan oleh Gubernur Sulawesi Utara, yaitu 1 juta wisatawan mancanegara.


Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS