Harga Emas Tak Lanjut Tembus Rekor USD 1.700, Ada Apa Ya?

Harag emas di pasar dunia tak lanjut ke USD 1.700 per troy ounce pada penutupan perdagangan Selasa, 7 April 2020 (foto: Pixabay)
Harag emas di pasar dunia tak lanjut ke USD 1.700 per troy ounce pada penutupan perdagangan Selasa, 7 April 2020 (foto: Pixabay)

GenPI.co - Setelah di awal perdagangan tembus USD 1.700, ternyata level puncak pergerakan harga emas di pasar global itu tak berlanjut hingga penutupan Selasa (7/4/2020) atau Rabu pagi WIB.

Sebaliknya,yang terjadi adalah  harga emas di Bursa Comex malah melemah.

Pada penutupan perdagangan Selasa (7/4/2020) harga emas kontrak Juni 2020 di Bursa Comex Comex turun USD 10,2 dolar AS atau 0,6 persen ke USD 1.683,7.

BACA JUGA: Rincian Harga Jual 8 April: Emas Antam Tetiba Turun Rp 17.000/Gr

Apa yang terjadi?

ADVERTISEMENT

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengemukakan sentimen negatif kembali masuk ke pasar keuangan termasuk di bursa saham, setelah data tingkat kematian akibat virus corona (covid-19) di AS dan Eropa kembali menunjukkan kenaikan yang tajam. 

“Pasar kembali masuk ke safe haven, seperti dolar AS. Harga emas berpotensi tertekan, mengikuti sentimen negatif ini dengan potensi kisaran USD 1.625- USD 1.660 per troy ounce,” ujar Ariston kepada GenPI.co, Rabu (8/4/2020).

BACA JUGA: Bursa 8 April, Saham ASII dan BBNI Direkomendasi


Redaktur : Linda Teti Cordina

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING