Timun Suri Tak Lagi Berseri di Ramadan Ini

Buah timun suri. Foto: Antara
Buah timun suri. Foto: Antara

GenPI.co - Buah timun suri biasanya menjadi primadona di kala bulan Suci Ramadan untuk berbuka puasa. Para pedagang buah berwarna kuning emas itu biasanya banyak di pinggir jalan. 

Namun, Penjual timun suri kini tak lagi berseri pada bulan ramadan tahun ini. Ya, karena ada wabah corona. 

BACA JUGA: Hilangkan Stres, Dian Sastro Ngobrol sama Tanaman

Erwin (45), pedagang buah di Pasar Baru Metro Atom, Jakarta Pusat, mengatakan tahun lalu dia bisa menjual 2 kuintal atau 200 kilogram (kg) timun suri dalam satu hari, sedangkan tahun ini dua kilogram saja susah.

"Karena yang beli enggak ada yang ke pasar, pada takut sama corona," kata Erwin di Jakarta, Minggu (10/4).

loading...

Timun suri tersebut dibeli dari penjual di Pasar Induk Kramatjati, kadang juga dipesan dari petani di wilayah Kabupaten Bogor.

Karena penjualan yang sepi, pedagang tidak berani untuk membeli dalam jumlah banyak. Minimal pesan satu kuintal untuk satu pekan.

"Beda kalau tahun lalu saya pesan lima kuintal untuk sepekan, itu pun bisa lebih," ujarnya.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING