Cerita Nilamsari Tentang Kebab Baba Rafi yang Hampir Bangkrut

Nilamsari, founder dan owner Kebab Turki Baba Rafi (Foto: Instagram/@nilamsari_sahadewa)
Nilamsari, founder dan owner Kebab Turki Baba Rafi (Foto: Instagram/@nilamsari_sahadewa)

GenPI.co - Untuk membesarkan bisnis hingga sukses, diperlukan usaha keras serta ketekunan oleh pemiliknya. Seperti halnya Nilamsari Sahadewa, yang terus menjaga agar bisnis Kebab Turki Baba Rafi bisa bertahan.

Berdiri sejak 2003, Nilamsari mengatakan bahwa perjalanan bisnis Kebab Turki Baba Rafi hingga bisa sukses dan bertahan sampai saat ini tidaklah mudah. Ia mengaku pernah hampir mengalami kebangkrutan dan berniat untuk menutup usahanya.

BACA JUGA: Sony ILCE-QX1, Ubah Smartphone Jadi Kamera Profesional

“Pernah saya merasa sangat putus asa dan ingin menutup bisnis ini, tapi justru di titik terendah itulah saya bisa menemukan jalan keluar,” kata Nilamsari dalam live Instagram “Menjaga Bisnis Tetap Survive”, Rabu (15/7).

Nilamsari menceritakan bahwa di 5 tahun pertama dalam usahanya menjadi saat-saat terberat baginya. Saat itu, ia bahkan mengaku pernah memiliki hutang sebesar 16 Miliar demi mempertahankan bisnisnya.

loading...

“Saya waktu 26 tahun itu punya hutang 16 Miliar demi mempertahankan usaha,” ujarnya.

Untuk mempertahankan bisnisnya, Nilamsari pun melakukan restrukturisasi beberapa kali dalam bisnisnya. Menurutnya, mengambil risiko dan melakukan perubahan itu penting untuk mempertahankan kelanjutan sebuah perusahaan.

“Saya itu sudah berkali-kali melakukan restrukturisasi, men cut-off karyawan. Karena saya juga harus bisa memilih yang mana yang bisa bekerja sama saya,” papar Nilam.


Reporter : Yasserina Rawie

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING